Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:36 WIB
Jakarta, VIVA – Memilih kaca film mobil ternyata tidak cukup hanya melihat seberapa gelap tampilannya. Pada kendaraan modern, terutama mobil elektrifikasi, ada sejumlah faktor lain yang perlu diperhatikan agar kaca film tetap memberikan kenyamanan tanpa mengganggu pandangan pengemudi.
Baca Juga
Hal tersebut menjadi salah satu temuan pabrikan kaca film selama mengikuti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Dari interaksi dengan pengunjung, kebutuhan konsumen terhadap kaca film mulai bergeser.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Konsumen kini semakin banyak mempertanyakan kemampuan kaca film dalam menahan panas, tingkat visibilitas pada malam hari, hingga kesesuaiannya dengan teknologi yang terdapat pada kendaraan.
Baca Juga
Vice President Director PT Lintec Jakarta, Fajar Solihin, mengatakan perkembangan teknologi kendaraan ikut membuat kebutuhan terhadap kaca film berubah.
“Sekarang kendaraan semakin canggih dan kebutuhan konsumennya pun ikut berkembang. Dari percakapan kami dengan pengunjung GIIAS, kaca film tidak lagi dilihat hanya dari seberapa gelap tampilannya,” ujar Fajar dalam keterangannya, Selasa 11 Agustus 2026.
Baca Juga
Menurut dia, kenyamanan kabin, visibilitas, perlindungan terhadap panas, serta kesesuaian dengan teknologi kendaraan menjadi beberapa hal yang mulai diperhatikan konsumen.
Jangan Hanya Pilih Berdasarkan Tingkat Kegelapan
Tingkat kegelapan memang menjadi salah satu pertimbangan ketika memasang kaca film. Namun, kaca yang semakin gelap belum tentu menjadi pilihan terbaik untuk semua kondisi.
Pengemudi juga perlu mempertimbangkan visibilitas, terutama ketika berkendara malam hari atau ketika kondisi cuaca kurang mendukung. Kaca film yang terlalu gelap berpotensi membuat pandangan ke luar kendaraan menjadi kurang optimal.
Karena itu, tingkat kegelapan sebaiknya disesuaikan dengan posisi kaca dan kebutuhan penggunaan mobil. Kaca depan, misalnya, memiliki kebutuhan visibilitas yang berbeda dibandingkan kaca samping atau belakang.
Perhatikan Kemampuan Menolak Panas
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain tingkat kegelapan, kemampuan kaca film menolak panas juga penting. Hal ini semakin relevan pada mobil listrik karena sistem pendingin kabin menggunakan energi yang berasal dari baterai.
Panas matahari yang masuk ke kabin dapat membuat sistem pendingin bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tetap nyaman. Karena itu, kemampuan kaca film dalam menahan radiasi panas menjadi salah satu aspek yang layak diperhatikan pemilik mobil elektrifikasi.
Halaman Selanjutnya
Namun, konsumen sebaiknya tidak hanya terpaku pada satu angka spesifikasi. Jenis material, konstruksi kaca film, kualitas kaca kendaraan, hingga kondisi pemasangan juga dapat memengaruhi hasil akhirnya.