Jakarta -
Microwave menjadi salah satu alat masak serbaguna. Namun, apa yang terjadi jika menyemprotkan cuka ke dalam microwave? Begini penjelasannya!
Microwave adalah alat penghangat makanan yang cara kerjanya menggunakan gelombang mikro untuk memanaskan atau memasak makanan dengan cepat.
Menggunakan radiasi elektromagnetik dalam rentang frekuensi tertentu untuk membuat molekul air dalam makanan bergetar, dan menghasilkan panas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain memanaskan makanan, microwave juga memiliki fungsi utama untuk mencairkan bahan makanan beku dan memasak makanan siap saji.
Meskipun praktis dan memudahkan, alat masak ini juga perlu dijaga kebersihannya. Terkadang bekas-bekas makanan, seperti saus tomat berceceran di dalam microwave.
Salah satu cara membersihkannya yaitu dengan menggunakan cuka.
Namun, apakah cuka aman jika masuk ke area dalam microwave?
Dilansir dari Times of India (18/8), berikut penjelasannya!
Kandungan asam di dalam cuka yang membantu menghilangkan noda. Foto: Getty Images/iStockphoto/Marat Musabirov
Penting untuk dipahami jika cuka mengandung asam asetat, senyawa yang bertanggung jawab atas aroma tajam dan rasa asam.
Namun, asam tersebut yang memiliki kemampuan memecah endapan mineral hingga membunuh kuman dan bakteri secara alami.
Untuk membersihkan microwave, biasanya cuka putih diencerkan terlebih dahulu bersama air. Keasamannya tersebut dapat membantu membersihkan residu makanan tertentu beserta bau dan minyak yang menyisa.
Dalam sebuah studi tahun 2009 yang diterbitkan dalam Journal of Food Engineering, para peneliti memeriksa sifat dielektrik larutan asam asetat dan cuka komersial pada frekuensi gelombang mikro.
Para peneliti menemukan jika larutan cuka yang berinteraksi dengan energi elektromagnetik dengan cara terukur, tergantung pada faktor-faktor termasuk konsentrasi dan frekuensi.
Namun, manfaat pembersihan ini bukan berarti cuka bisa melelehkan setiap noda.
Cuka putih yang dipanaskan bisa membantu membersihkan area dalam microwave. Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim
Kalau mau membersihkan microwave dengan cuka, pilihan terbaiknya yaitu dengan mencairkannya dulu dengan air dalam mangkuk yang aman untuk microwave.
Hal ini lebih baik daripada langsung menyemprotkannya ke bagian dalam microwave.
Saat larutan memanas, air berubah menjadi uap dan lingkungan lembap uap membantu melunakkan partikel makanan kering bekas sisa sisa makanan menempel. Alhasil, kotoran tersebut bisa lebih mudah dilap dengan kain.
Menyemprotkan langsung cuka ke dalam microwave mungkin terdengar praktis. Namun, hal ini tidak disarankan karena tetesan cuka bisa masuk ke dalam ventilasi atau komponen listrik dalam microwave yang bisa menyebabkan korsleting atau karat.
USDA atau Departemen Pertanian Amerika selalu menyarankan untuk mengikuti panduan dari produsen alat dan menggunakan kain lembut yang dibasahi air hangat untuk pembersihan rutin.
Satu hal yang kerap mengganggu dari cuka adalah bau atau aromanya tajamnya. Jika dipakai untuk membersihkan microwave, bau asamnya akan membekas.
Tetapi hal ini bisa diatasi dengan cara membuka pintu microwave setelah dibersihkan. Setelah beberapa saat, baunya akan menghilang perlahan.
Selain itu, bagian dalam microwave juga bisa diusap menggunakan kain basah dan sabun cuci piring.
Lalu panaskan semangkuk irisan lemon atau dua sendok baking soda selama 2-3 menit. Setelah itu, biarkan pintu microwave terbuka selama beberapa saat.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/sob)