Jaksa Agung tegaskan soliditas kunci kekuatan Kejaksaan - ANTARA News Ambon, Maluku

calendar_today 02.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan soliditas dan solidaritas seluruh jajaran menjadi kunci kekuatan Kejaksaan dalam menghadapi tantangan dan memulihkan kepercayaan masyarakat.

"Pengalaman mengajarkan satu hal, tanpa soliditas dan solidaritas, kita tak akan mampu bertahan, apalagi melayani masyarakat para pencari keadilan," kata Burhanuddin dalam peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI di Gedung Badiklat Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Rabu.

Burhanuddin mengatakan perjalanan Kejaksaan tidak selalu berjalan mulus karena berbagai tantangan datang dari beragam arah dan berulang kali menguji institusi tersebut.

Meski demikian, dia menegaskan Kejaksaan tidak boleh larut dalam keterpurukan. Menurut dia, institusi tersebut harus bangkit untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dan mengembalikan marwah Kejaksaan.

"Inilah saatnya kita bangkit bersama. Badai harus berlalu," ujarnya.

Ia menekankan kebangkitan Kejaksaan dapat terwujud apabila seluruh insan Adhyaksa memiliki kesediaan untuk berjalan bersama dan memperkuat persatuan.

Menurut Burhanuddin, Kejaksaan merupakan institusi besar yang dihuni ribuan insan dari berbagai latar belakang. Karena itu, kepatuhan dan kesamaan visi diperlukan agar perbedaan tidak menjadi sumber perpecahan.

Dia mengatakan keberhasilan Kejaksaan merupakan hasil kerja kolektif sehingga seluruh jajaran perlu memperkuat jiwa korsa.

"Di sinilah esensi soliditas: tidak meninggalkan rekan saat sulit dan tidak menjatuhkan sesama demi kepentingan pribadi, ambisi, atau kelompok tertentu," katanya.

Peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI mengusung tema "Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis".

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jaksa Agung tegaskan soliditas kunci kekuatan Kejaksaan

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.