Iran: Selat Hormuz tetap ditutup hingga AS terima persyaratan

calendar_today 16.07.2026 - person  - timer ~

Iran: Selat Hormuz tetap ditutup hingga AS terima persyaratan

Kamis, 16 Juli 2026 14:35 WIB

Image Print

Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang sedang berlabuh di Teluk Oman, di lepas pantai Muscat, Oman, pada 21 Juni 2026, saat mereka bersiap untuk melintasi Selat Hormuz yang krusial. ANTARA/Shady Alassar - Anadolu Agency/pri.

Istanbul (ANTARA) - Iran mengatakan pada Kamis bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga Amerika Serikat menerima syarat-syarat Teheran untuk membuka kembali jalur perairan strategis tersebut.

Menurut kantor berita semi-resmi Mehr News Agency, Juru Bicata Angkatan Darat Iran Mohammad Akrami-Nia mengatakan bahwa kendali atas selat itu harus berada di bawah otoritas Iran sebelum dapat dibuka kembali.

Ia mengatakan Washington harus mematuhi ketentuan dalam kesepakatan kerangka perdamaian bulan lalu, menghentikan apa yang disebutnya sebagai tindakan bermusuhan, dan menerima aturan Iran yang mengatur Selat Hormuz.

Akrami-Nia menambahkan bahwa aksi militer AS yang terus berlanjut tidak akan memaksa Iran untuk membuka kembali jalur perairan tersebut.

Pernyataan tersebut muncul setelah gelombang baru ledakan dilaporkan terjadi di beberapa kota di Iran, seiring Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan serangan tambahan terhadap negara itu.

CENTCOM mengatakan serangan tersebut menargetkan kemampuan militer Iran yang terkait dengan ancaman terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, yang merupakan jalur penting bagi perdagangan global.

Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran terkait Selat Hormuz, dengan pasukan Amerika menyerang Iran.

Iran kemudian membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di berbagai wilayah meskipun terdapat kesepakatan kerangka yang dimediasi Pakistan untuk mencapai penyelesaian yang berkelanjutan.

Sumber: Anadolu

Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.