Ini dia manfaat matcha bagi tubuh

calendar_today 03.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Dalam beberapa tahun terakhir, matcha bubuk teh hijau halus khas Jepang telah bertransformasi dari sekadar sajian ritual tradisional menjadi minuman gaya hidup populer di seluruh dunia.

Berbeda dari teh hijau celup biasa yang hanya memanfaatkan air seduhannya, matcha dikonsumsi secara utuh bersama seluruh bagian daun teh yang telah dihaluskan. Proses ini membuat konsumsi matcha menyimpan konsentrasi nutrisi dan antioksidan yang jauh lebih tinggi.

Berikut beberapa manfaat utama matcha bagi kesehatan tubuh berdasarkan penjelasan medis, mengutip Halodoc dan beberapa sumber lain:

1. Kaya antioksidan penangkal radikal bebas

Matcha kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG), yaitu jenis katekin yang tergolong sebagai antioksidan sangat kuat. Bahkan, kadar EGCG dalam matcha diperkirakan jauh melebihi teh hijau konvensional. Kandungan ini berperan vital dalam meredam stres oksidatif, meredakan peradangan, serta melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan jangka panjang yang berisiko memicu penyakit kronis.

2. Meningkatkan fokus tanpa efek gelisah

Matcha mengandung kombinasi unik antara kafein alami dan asam amino L-theanine. L-theanine membantu merangsang gelombang alfa di otak yang memicu efek rileks dan tenang tanpa rasa kantuk. Ketika berpadu dengan kafein, senyawa ini membantu meningkatkan fokus, daya ingat, dan konsentrasi secara stabil tanpa memicu sensasi gelisah (jittery) atau penurunan energi mendadak layaknya mengonsumsi kopi berlebih.

Baca juga: Waktu terbaik minum teh hijau untuk meningkatkan fokus

3. Mendukung kesehatan jantung

Antioksidan dalam matcha berkontribusi positif terhadap kesehatan sistem kardiovaskular. Konsumsi matcha secara teratur dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta trigliserida. Mencegah penumpukan plak di pembuluh darah (aterosklerosis) secara langsung mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan stroke.

4. Mengoptimalkan metabolisme dan pembakaran lemak

Senyawa EGCG dan kafein di dalam matcha bekerja secara termogenik untuk mempercepat laju metabolisme basal tubuh. Efek ini mendukung efisiensi pembakaran kalori dan lemak, sehingga menjadikan matcha opsi minuman pendukung yang baik dalam program pengelolaan berat badan yang sehat.

5. Membantu proses detoksifikasi alami

Warna hijau pekat pada matcha berasal dari tingginya kadar klorofil yang dihasilkan selama proses pemeliharaan tanaman teh di bawah naungan sebelum dipanen. Klorofil dipercaya membantu proses detoksifikasi alami dengan memfasilitasi pengeluaran racun dan sisa senyawa berbahaya dari tubuh.

Matcha bukan sekadar pelengkap hidangan manis atau minuman kekinian, melainkan asupan bernutrisi tinggi yang memberikan dampak positif holistik. Untuk memperoleh manfaat optimal, disarankan mengonsumsi matcha murni tanpa penambahan gula atau krimer berlebih.

Baca juga: Matcha vs green tea, apa bedanya? Ini penjelasan lengkapnya

Baca juga: Bolehkah ibu menyusui minum matcha? Ini batas aman kafeinnya

Pewarta: Munifa Husna Haryanti
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.