Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku menginginkan agar transportasi ke Pulau Seribu dikelola oleh Transjakarta karena kepercayaan publik terhadap BUMD tersebut cukup besar.
Dia menilai performa Transjakarta saat ini terbilang sangat baik, terbukti dengan Transjakarta yang telah mengelola kurang lebih hampir 10.000 bus. Selain itu, jumlah pengguna Transjakarta juga semakin meningkat.
“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Jakarta sekarang memberikan kepercayaan kepada Transjakarta. Berdasarkan itu, akhirnya saya memutuskan untuk mengelola transportasi dari, katakanlah Jakarta daratan, ke Kepulauan Seribu, itu akan dikelola oleh Transjakarta,” kata Pramono di Jakarta Utara, Senin.
Dia menyebutkan sebelumnya, transportasi menuju Kepulauan Seribu ditangani oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan sebagian oleh para pelaku di lapangan, yang rata-rata merupakan masyarakat Pulau Seribu.
Namun, menurut Pramono, hal itu kemudian menjadi sangat tidak efisien. Untuk itu, ia memutuskan agar transportasi menuju Kepulauan Seribu nantinya dikelola oleh Transjakarta.
Dia mengatakan nantinya, mekanisme pengelolaan transportasi tersebut akan dimatangkan.
“Karena harus merubah Perda (Peraturan Daerah), Pergub (Peraturan Gubernur), dan nanti berapa tarifnya. Yang pasti, tarifnya akan lebih murah kalau dikelola secara profesional, seperti apa yang dilakukan saat ini di Transjakarta,” ungkap Pramono.
Baca juga: Pram: Transjakarta kelola transporasi laut Kepulauan Seribu mulai 2027
Baca juga: Transjakarta buka rute khusus CFD Senayan-Ancol, tarif Rp3.500
Baca juga: Jumlah penumpang angkutan umum di Jakarta meningkat pada Juni 2026
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.