Imigrasi Banda Aceh dan Pemkab Pidie Jaya sepakati kerja sama layanan keimigrasian - ANTARA News Aceh

calendar_today 30.07.2026 - person  - timer ~

Banda Aceh (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh melakukan kegiatan koordinasi bersama pimpinan daerah Kabupaten Pidie Jaya guna merencanakan pelaksanaan layanan keimigrasian, khususnya pelayanan paspor bagi masyarakat di Pidie Jaya, Kamis.

Pertemuan dan koordinasi strategis yang berlangsung di Kantor Bupati Kabupaten Pidie Jaya tersebut dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh Bambang Tri Cahyono beserta tim.

Pertemuan juga dihadiri Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pidie Jaya, serta jajaran instansi terkait lainnya.

Baca: Wujudkan layanan inklusif, Kantor Imigrasi Banda Aceh datangi pemohon sakit di rumah sakit

Koordinasi dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antarlembaga guna menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat melalui program pelayanan "jemput bola".

Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh Bambang Tri Cahyono menyampaikan kehadiran layanan keimigrasian secara langsung di Pidie Jaya merupakan langkah nyata untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh dokumen perjalanan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Banda Aceh.

"Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui program jemput bola ini, kami ingin memastikan masyarakat Pidie Jaya mendapatkan layanan keimigrasian secara lebih efektif dan efisien," ujar Bambang.

Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh Bambang Tri Cahyono bersama Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menandatangani kerja sama layanan keimigrasian di Pidie Jaya, Kamis (30/7/2026). ANTARA/HO-Humas Imigrasi Banda Aceh

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak secara intensif membahas rencana pelaksanaan layanan keimigrasian secara jemput bola agar pemohon tidak perlu lagi menempuh jarak jauh. 

Selain itu, dilakukan pembahasan mendalam terkait pemetaan lokasi yang strategis serta pemenuhan sarana dan prasarana pendukung agar proses pengurusan paspor berjalan optimal. 

Dan tidak kalah penting, permohonan tersebut juga menyepakati penyusunan mekanisme koordinasi teknis antar-instansi guna menjamin alur pelayanan terintegrasi, transparan, dan responsif. 

Baca: Pasporia kembali digelar, Kanim Banda Aceh layani 15 permohonan paspor di CFD

Sementara itu, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif serta sinergi yang dibangun oleh Kantor Imigrasi Banda Aceh untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Pidie Jaya.

Seluruh rangkaian kegiatan koordinasi tersebut berjalan dengan lancar dan tertib, serta menghasilkan sinergi positif demi menyukseskan pelaksanaan layanan keimigrasian di Kabupaten Pidie Jaya.

"Kami berharap kolaborasi ini menjadi awal dari pelayanan keimigrasian yang berkelanjutan, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

Baca: Imigrasi Banda Aceh deportasi Tiga WNA asal India

Pewarta: Redaksi
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.