IHTP Papua usulkan tiga dosen ikut sertifikasi - ANTARA News Papua Tengah

calendar_today 27.07.2026 - person  - timer ~

Manokwari (ANTARA) - Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan (IHTP) Papua telah mengusulkan tiga orang dosen untuk mengikuti proses sertifikasi tahun 2026 guna meningkatkan standar mutu dan kualitas tenaga pengajar.

Rektor IHTP Papua Dr Filep Wamafma di Manokwari, Papua Barat, Minggu, mengatakan pengusulan sertifikasi dosen dilakukan secara bertahap pascaperubahan status dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) menjadi institut.

"Tahun ini kami usulkan tiga orang ikut sertifikasi. Kalau yang sudah pegang sertifikasi ada enam dosen bidang hukum," ujarnya.

Menurut dia, sertifikasi dosen menjadi salah satu syarat penting dalam mendukung tata kelola akademik yang lebih profesional dan berdaya saing seiring perubahan status serta penambahan empat program studi baru.

Adapun empat program studi baru yang dimaksud meliputi, ilmu hukum program sarjana, ilmu hukum program magister, ilmu pemerintahan program sarjana, dan manajemen rekayasa program sarjana.

"Kami terus berupaya agar dosen lain juga ikut. Memang proses sertifikasi itu membutuhkan persyaratan yang tidak mudah," katanya.

Menurut Filep, keberadaan dosen tersertifikasi berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pembelajaran serta memperkuat posisi IHTP Papua sebagai institusi pendidikan tinggi yang kompetitif di Tanah Papua.

Sertifikasi merupakan bentuk pengakuan atas kompetensi dan profesionalisme dosen dalam menjalankan tugas tridarma perguruan tinggi sesuai amanat undang-undang, sekaligus syarat memperoleh tunjangan profesi dari pemerintah.

"Jumlah dosen setelah resmi beralih status menjadi institut kurang lebih hampir 40 orang, tapi baru enam yang bersertifikasi," ucap Filep.

Dia berharap pengusulan tiga dosen untuk proses seritifikasi berjalan lancar dan disetujui oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), sehingga dapat segera diimplementasikan.

"Kami optimistis semua berjalan baik. Ini juga menjadi bagian dari komitmen IHTP dalam mencetak lulusan yang berdaya saing," katanya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV Suriel Samuel Mofu mengatakan, dosen pemegang sertifikasi dari 76 perguruan tinggi yang tersebar di enam provinsi se-Tanah Papua mencapai 876 dosen.

Keberadaan dosen bersertifikat berdampak positif terhadap peningkatan akreditasi program studi maupun institusi, karena rasio dosen tersertifikasi menjadi salah satu indikator dalam penilaian mutu pendidikan tinggi.

"Kami mengimbau semua perguruan tinggi di Tanah Papua agar bisa mengikutsertakan dosennya ikut sertifikasi. Kami target tahun ini, dosen bersertifikasi lebih dari 1.000 orang," ujarnya.

Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.