Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:10 WIB
Jakarta, VIVA – Ibunda Manohara Odelia Pinot, Daisy Fajarina, mengaku mengalami perbuatan tidak menyenangkan yang disebutnya sebagai tindakan premanisme. Ia mengungkapkan kejadian tersebut bukan hanya menimbulkan kerugian, tetapi juga membuat dirinya merasa dipermalukan.
Baca Juga
Daisy belum bersedia mengungkap secara terperinci peristiwa yang dialaminya. Alasannya, laporan resmi terkait dugaan tindakan tersebut belum disampaikan kepada Bareskrim Mabes Polri. Ia memilih menunggu hingga proses pelaporan dilakukan sebelum membeberkan kronologi kejadian kepada publik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Daisy menyampaikan hal itu ketika mendatangi Bareskrim Mabes Polri pada Senin (12/10/2026). Kedatangannya tersebut berkaitan dengan rencana pelaporan atas peristiwa yang diklaimnya sebagai tindakan premanisme.
Baca Juga
“Intinya pokoknya kejadiannya aja ya, mungkin ya perbuatan premanisme lah, perbuatan yang sangat tidak menyenangkan. Premanisme, itu aja,” ujar Daisy Fajarina di Bareskrim Mabes Polri, Senin (12/10/2026).
Photo :
Baca Juga
Pernyataan tersebut menjadi gambaran awal mengenai persoalan yang tengah dihadapi Daisy. Meski demikian, ia belum menjelaskan siapa pihak yang diduga terlibat maupun seperti apa bentuk tindakan yang disebutnya telah merugikan dirinya.
Daisy Fajarina Janji Beberkan Kronologi setelah Laporan Resmi
Daisy menegaskan bahwa informasi lebih lengkap mengenai kejadian tersebut akan disampaikan setelah laporan resmi diajukan. Dengan begitu, ia belum ingin menjelaskan lebih jauh mengenai duduk perkara yang menjadi dasar rencana pelaporan tersebut.
“Nanti detailnya akan kita paparkan besok (hari ini) setelah kita memberikan laporan kami,” lanjutnya.
Daisy juga mengungkapkan bahwa kejadian yang diklaimnya sebagai tindakan premanisme tersebut menimbulkan kerugian. Ia secara khusus menyoroti dampak terhadap dirinya, terutama perasaan dipermalukan akibat perbuatan yang disebutnya tidak menyenangkan.
“Kerugian tentunya ada. Ya, perbuatan tidak menyenangkan, mempermalukan, gitu lho, banyak,” tutupnya.
Laporan Daisy ke Bareskrim Belum Terlaksana
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kunjungannya ke Bareskrim Mabes Polri, Daisy tidak datang seorang diri. Ia didampingi kuasa hukum yang juga merupakan adiknya, Erles Rareral.
Meski telah mendatangi kantor Bareskrim untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, laporan terkait dugaan tindakan premanisme itu belum dapat dilayangkan pada hari tersebut. Akibatnya, Daisy masih harus menunda proses pelaporan yang direncanakan.
VIVA.co.id
23 Juni 2026