Bagikan:
JAKARTA - Huawei memperbarui Nota Kesepahaman (MoU) mengenai kerja sama keamanan siber dengan Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN), dalam mendukung pengembangan pengetahuan di bidang keamanan siber.
Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi mengatakan bahwa pembaruan Nota Kesepahaman ini bukan sekadar memperpanjang masa kerja sama, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam membangun kapasitas keamanan siber nasional.
"Sejalan dengan semangat quad-helix dalam Strategi Keamanan Siber dan Sandi, sektor swasta memiliki peran penting dalam melindungi ruang siber nasional. Oleh karena itu, kerja sama yang kuat dan berkelanjutan antara BSSN dan Huawei menjadi sangat penting,” kata Nugroho.
Ia berharap kolaborasi antara BSSN dan Huawei ini dapat menjadi katalis bagi lahirnya berbagai program yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan keamanan siber Indonesia.
Sementara itu, Cyber Security and Privacy Officer (CSPO) Huawei Indonesia, Syarbeni menambahkan, untuk menghadapi ancaman siber secara efektif, dibutuhkan pendekatan yang terkoordinasi dengan melibatkan seluruh sektor industri serta masyarakat luas.
Maka dari itu menurutnya, dengan menggabungkan kekuatan, berbagi praktik terbaik, dan bekerja sama secara erat, BSSN dan Huawei berkomitmen untuk membangun kapabilitas yang lebih kuat sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap keamanan siber dan privasi data.
Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Pengembangan Keamanan Siber antara BSSN dan Huawei pertama kali ditandatangani pada 29 Oktober 2019, kemudian diperbarui pada tahun 2021 dan 2023.
Hingga saat ini, kemitraan tersebut telah menghasilkan lebih dari 200 kegiatan kolaboratif yang melibatkan lebih dari 39.000 peserta, termasuk berbagai program pengembangan keterampilan khusus di bidang pertahanan berbasis AI dan keamanan siber industri, sebagai wujud kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem keamanan siber di Indonesia.
Sinergi ini juga menegaskan komitmen kedua belah pihak dalam memitigasi tantangan keamanan di era AI dan komputasi kuantum, sekaligus membangun ekosistem digital yang tangguh melalui pertukaran pengetahuan lintas negara dan pengembangan talenta secara berkelanjutan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+