Gus Miftah Terjun Langsung ke NTT Bantu Korban Gempa, Dapat Amanah Khusus dari Presiden Prabowo

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:50 WIB

VIVA – Pendakwah Gus Miftah menunjukkan kepeduliannya terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia tak hanya menyiapkan bantuan pribadi sebesar Rp500 juta, tetapi juga mendapat amanah untuk menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) bagi rumah ibadah yang terdampak bencana.

Baca Juga

Gus Miftah mengatakan akan bertolak ke NTT pada hari ini, Rabu 19 Agustus 2026. Ia berencana mengunjungi dua wilayah yang disebut mengalami dampak cukup parah, yakni Ranting atau Lanting dan Manggarai Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Besok saya akan berangkat ke NTT, ada dua kabupaten yaitu Ranting (Lanting) ya, Ranting, sama satunya Manggarai Timur yang paling banyak terdampak gempa di NTT," katanya kepada awak media.

Baca Juga

Dana Rp500 juta tersebut telah ditransfer kepada jaringan Gus Miftah di lokasi. Bantuan nantinya dibelanjakan sesuai kebutuhan para korban, terutama bahan pangan.

"Agenda pribadi saya, saya akan memberikan bantuan kemanusiaan untuk sahabat-sahabat kita di NTT sebesar Rp500 juta. Posisi sudah saya transfer ke jaringan saya di sana untuk bisa dibelanjakan kepada teman-teman terdampak yang paling membutuhkan," pungkasnya.

Baca Juga

"Sementara tadi yang disampaikan ke saya masih sembako. Mungkin nanti kalau saya sudah di lokasi, mungkin lebih tahu lagi apa yang menjadi kebutuhan mereka," lanjutnya.

Selain membawa bantuan pribadi, Gus Miftah mengungkap dirinya mendapat amanah menyalurkan Banpres untuk membantu perbaikan rumah ibadah yang rusak akibat gempa.

"Kemudian yang kedua, saya juga mendapatkan amanah untuk menyalurkan Banpres (Bantuan Presiden) renovasi rumah-rumah ibadah. Nah, ini Banpres ini berarti dari bantuan Presiden. Jadi salah satu fungsi Banpres itu adalah untuk memberikan bantuan-bantuan kemanusiaan," tuturnya.

Ia menargetkan sedikitnya 10 rumah ibadah dari berbagai agama dapat dibantu.

"Saya targetkan minimal besok kita bisa membantu sekitar 10 tempat ibadah, baik masjid, gereja, pura, dan yang lainnya. Apapun yang bisa kita lakukan di sana," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Gus Miftah, besaran bantuan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan masing-masing bangunan.

"Ada Banpres itu yang bisa kita salurkan, biasanya untuk renovasi pesantren, renovasi tempat ibadah, itu rata-rata minimal sekitar Rp100 juta, satu tempat ya. Kan kita enggak tahu berapa yang bisa kita subsidi," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya

Kunjungan tersebut akan berlangsung singkat. Setelah tiba di NTT, ia akan menuju lokasi pengungsian dan sejumlah rumah ibadah di Ranting. Pada Kamis pagi, Gus Miftah dijadwalkan bergerak ke Manggarai Timur sebelum kembali ke Jawa karena memiliki agenda di Wonosobo pada 20 Agustus 2026.