Gunungkidul memperkuat mitigasi bencana jelang musim hujan

calendar_today 24.09.2026 - person  - timer ~

Gunungkidul memperkuat mitigasi bencana jelang musim hujan

Kamis, 24 September 2026 21:46 WIB

Image Print

Masyarakat bergotong royong membangun talud untuk mengantisipasi potensi bencana banjir menjelang musim penghujan di Padukuhan Bedil, Kalurahan Rejosari, Kapanewon Semin, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (24/9/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memperkuat mitigasi bencana menjelang musim penghujan melalui kegiatan gotong royong pembangunan infrastruktur di Padukuhan Bedil, Kalurahan Rejosari, Kapanewon (Kecamatan) Semin, Kamis.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih di Gunungkidul, Kamis, mengatakan pembangunan infrastruktur berupa drainase dan talud menjadi salah satu upaya mengantisipasi bencana hidrometeorologi, seperti banjir.

"Kemudian ada pengerukan sedimentasi sungai guna mencegah luapan air yang dapat menggenangi permukiman warga," katanya.

Menurut dia, kebersamaan melalui gotong royong menjadi kekuatan sosial yang solid untuk membangun negeri dengan semangat persatuan dan tolong-menolong.

"Supaya nanti apabila musim hujan tiba, khususnya dibarengi bencana hidrometeorologi, masyarakat dan infrastrukturnya sudah siap," ujarnya.

Sementara itu, Panewu Semin Dasno mengatakan kegiatan gotong royong mencakup berbagai proyek pembangunan fisik di 10 kalurahan di wilayah Kapanewon Semin.

"Misalnya pembangunan rabat jalan di Padukuhan Bedil Kulon sepanjang 154 meter, Padukuhan Tahunan 169 meter, dan Padukuhan Purwo 180 meter," katanya.

Selain itu, lanjut dia, pembangunan talud atau dinding penahan tanah dilakukan di Padukuhan Tulung dengan ketinggian 7,2 meter, Padukuhan Taberan Kidul sepanjang 77 meter, dan Padukuhan Parangan sepanjang 22 meter.

"Kemudian pembangunan talud jembatan di Widoro sepanjang tujuh meter," ujarnya.

Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan bersama TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, terutama menjelang musim penghujan yang oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diperkirakan berlangsung pada November hingga Desember tahun ini.

Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026