Jumat, 18 September 2026 19:21 WIB
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat memberikan arahan dalam agenda gotong royong di Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (18/9/2026). ANTARA/HO-Pemkab Gunungkidul.
Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan pembangunan infrastruktur daerah, khususnya di Kapanewon Ponjong, melalui program gotong royong yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, di Gunungkidul, Jumat, mengatakan pencanangan program gotong royong di Kapanewon Ponjong secara simbolis resmi dimulai di salah satu lokasi pembangunan infrastruktur di Kapanewon Ponjong, Jumat (18/9).
"Kegiatan ini memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah kalurahan, dan masyarakat dalam mengurangi risiko serta dampak bencana," katanya.
Menurut dia, peresmian tersebut sekaligus untuk melakukan pemantauan secara langsung dan mengidentifikasi permasalahan infrastruktur warga, seperti yang dikerjakan di area Telaga Sawah Ombo.
“Pemkab bersama DPRD mengawal alokasi anggaran pada perubahan salah satunya untuk membenahi luweng di Sawah Ombo yang kerap memicu banjir hingga menutup jalan aspal setiap musim hujan," ujarnya.
Endah menyebut gotong royong merupakan cerminan nilai-nilai Pancasila yang diajarkan Bung Karno tentang perjuangan dan kerja keras bersama demi kebahagiaan seluruh masyarakat.
“Sinergi ini diharapkan terus terjaga untuk mewujudkan Gunungkidul yang adil, makmur, lestari, dan berkeadaban," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Endah juga menyampaikan terkait anggaran Biaya Tanggap Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp1,23 miliar yang telah dicairkan untuk penyaluran bantuan air bersih guna mengantisipasi dampak musim kemarau dan kekeringan.
"Warga yang membutuhkan bantuan air bersih dapat berkoordinasi melalui pengurus RT, Dukuh, Lurah, Panewu, hingga BPBD dengan didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas," ujarnya.
Sementara itu, Panewu Ponjong Asih Tri Wahyuni mengatakan pemerintah telah memberikan stimulan bahan material sebesar Rp15 juta untuk masing-masing kalurahan melalui DPA Kapanewon Ponjong.
"Bantuan stimulan itu dimanfaatkan secara gotong royong oleh masyarakat untuk membangun berbagai infrastruktur vital," katanya.
Ia merinci beberapa pembangunan fisik di Kapanewon Ponjong yang dilakukan dengan gotong royong, yakni pembangunan talud di Kalurahan Tambakromo, Kalurahan Kenteng, Kalurahan Sawahan, Kalurahan Umbulrejo, Kalurahan Sidorejo, dan Kalurahan Genjahan.
"Pengerjaan saluran air/drainase di Kalurahan Ponjong, Kalurahan Sumbergiri, dan Kalurahan Karangasem," ujarnya.
Pembangunan juga dilakukan di Kalurahan Bedoyo dan Kalurahan Umbulrejo berupa jalan beton full block dan double track.
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026