Selasa, 15 September 2026 18:07 WIB
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi Ketua TP PKK Aisyah Thisia mengantarkan langsung sejumlah bantuan kepada seorang lansia di Petuk Katimpun Kota Palangka Raya, Selasa (15/9/2026) sore. ANTARA/Muhammad Arif Hidayat
Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengantarkan langsung bantuan saat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke salah satu rumah warga lansia di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya.
"Kami harap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya," katanya di sela kegiatan itu, di Palangka Raya, Selasa sore.
Pengantaran langsung sejumlah bantuan yang terdiri atas pangan, masker, vitamin, hingga oksigen mini kepada lansia tersebut dilakukan secara spontan oleh Gubernur Agustiar di sela meninjau pendistribusian bantuan kepada masyarakat setempat.
Hari ini, ia beserta jajaran mengawal langsung penyaluran bantuan ke Petuk Katimpun serta Sei Gohong, Kota Palangka Raya. Bantuan yang disalurkan meliputi bantuan tunai Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), bantuan pangan penanganan karhutla, hingga pemberian masker serta vitamin.
Bantuan tunai KHBS menyasar 333 penerima di Petuk Katimpun dan 179 penerima di Sei Gohong. Selain itu, ratusan bantuan pangan disalurkan kepada mereka di luar penerima KHBS.
"Semoga bantuan yang disalurkan bisa membantu meringankan beban warga. Termasuk pemberian masker hingga vitamin, agar kesehatan kita tetap terjaga di tengah kondisi saat ini," katarnya.
Agustiar menegaskan upaya penanganan karhutla hingga kini terus dilakukan secara berkelanjutan, baik pemadaman di berbagai lokasi maupun penanggulangan terhadap dampak kebakaran.
Baca juga: Tanggulangi dampak asap, Pemprov Kalteng siapkan ratusan ribu masker untuk masyarakat
Baca juga: Bagikan masker hingga vitamin, Gubernur Kalteng dorong warga peduli kesehatan saat karhutla
Baca juga: Bantu atasi dampak asap, Gubernur Kalteng ajak masyarakat optimalkan pemanfaatan rumah oksigen
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.