Gubernur Babel: Pulau Rengit contoh penerapan ekosistem energi bersih - ANTARA News Bangka Belitung

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

Pangkalpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menyebutkan Pulau Rengit di Kabupaten Belitung menjadi percontohan nasional pembangunan ekosistem energi bersih kepulauan, guna mendukung kebutuhan energi untuk aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

"Kehadiran Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit sebagai langkah nyata menghadirkan energi bersih untuk membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat kepulauan," kata Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung bersama PT PLN (Persero) menghadirkan GEET Pulau Rengit untuk menjawab tantangan keterbatasan pasokan listrik yang sebelumnya dihadapi masyarakat Pulau Rengit, sekaligus mendukung kebutuhan energi untuk aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di pulau kecil tersebut.

“Bagi kami, ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi sebagai langkah nyata menghadirkan energi bersih di wilayah kepulauan, sekaligus menjawab tantangan pemenuhan energi di pulau-pulau kecil,” ujarnya.

Ia menyatakan GEET Pulau Rengit mengintegrasikan sejumlah teknologi energi bersih, meliputi pembangkit listrik tenaga surya, sistem penyimpanan energi, turbin angin, hidrogen hijau, fuel cell, agrovoltaic, serta sistem manajemen energi.

"Ekosistem GEET di Pulau Rengit ini menjadi contoh pemanfaatan teknologi energi bersih yang dapat dikembangkan secara nyata di wilayah kepulauan," katanya.

Menurut dia, kehadiran GEET memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, karena pasokan listrik yang sebelumnya terbatas kini dapat tersedia selama 24 jam dengan energi yang lebih bersih dan rendah emisi.

"Kondisi ini tentunya membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi, termasuk nelayan melalui pemanfaatan cold storage serta pemanfaatan lahan dengan konsep agrovoltaic," katanya.

Anggota Dewan Energi Nasional RI, Sripeni Inten Cahyani mengapresiasi kolaborasi PLN dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan energi, termasuk di wilayah 3T dan pulau-pulau yang tersebar.

“Ini menjadi contoh nyata bagaimana ketahanan energi daerah dapat mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PT PLN (Persero) Edwin Nugraha Putra menilai pembangunan energi hijau di Pulau Rengit memiliki dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat, tetapi juga bagi pengembangan sektor ekonomi.

"Kami berharap energi bersih tidak hanya menyelesaikan persoalan kelistrikan, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi dan peningkatan nilai tambah bagi masyarakat Pulau Rengit," katanya.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.