Selasa, 15 September 2026 17:55 WIB
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid (kiri) saat meninjau Bendungan Sungai Karaupa, Kabupaten Morowali, Senin (14/9/2026). ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng
Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan revitalisasi bendungan di Sungai Karaupa di Kabupaten Morowali harus diutamakan untuk kebutuhan masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan industri.
“Jangan semua dikasih ke industri. Tetap utamakan masyarakat. Jadi dibagi,” katanya dalam dalam keterangan tertulis di Palu, Selasa.
Penegasan itu disampaikan Anwar saat meresmikan pembangunan pelindung dasar sungai (groundsill) cekdam Sungai Karaupa, perbaikan jalan inspeksi, dan pipanisasi air baku di Desa Lasampi, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali.
Dia ingin memastikan fungsi bendungan sebagai sumber pengairan masyarakat tetap terjaga di tengah pemanfaatan air untuk kebutuhan industri.
Lanjut dia, persoalan Bendungan Karaupa bukan hal baru. Pendangkalan menjadi salah satu masalah yang selama ini harus ditangani agar fungsi bendungan tetap berjalan.
Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar setahun lalu dia menghentikan rencana pengambilan air dari bagian atas bendungan. Hal itu dikarenakan berpotensi mengganggu pengairan masyarakat.
Setelah melalui pembahasan dengan pihak perusahaan, disepakati pengambilan air dilakukan dari bagian bawah sehingga kebutuhan industri tetap terpenuhi tanpa mengganggu sumber air masyarakat.
Kala itu, Anwar Hafid secara resmi mengeluarkan surat teguran kepada pimpinan PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) terkait rencana pembangunan intake air baku di Bendungan Sungai Karaupa.
Dia juga memerintahkan Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air agar kasus PT BTIIG dilaporkan ke polisi. Kasus itu terkait BTIIG yang menggunakan rekomendasi teknis palsu untuk pengelolaan sumber daya air di irigisi Bendungan Karaupa.
Anwar menegaskan dia memilih menunggu hingga seluruh kesepakatan dituangkan secara tertulis dan mulai dipenuhi. Menurut dia, investasi harus memberikan manfaat tanpa mengorbankan kebutuhan dasar masyarakat.
“Saya satu tahun ini menunggu. Lama saya menunggu. Karena saya ingin pengambilan air di sini bermanfaat buat masyarakat kita dan tidak mengganggu terutama pengairan,” katanya menegaskan.
Selain memastikan kebutuhan air masyarakat tetap aman, Anwar meminta penguatan struktur Bendungan Karuapa yang telah berusia sekitar 25 tahun. Pembangunan groundsill dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat bagian bawah bendungan dan mencegah potensi kerusakan akibat tekanan air.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026