Gavin Lee Beberkan Alasan Mengapa Singapura Dibantai Malaysia 6-0

calendar_today 02.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Timnas Singapura, Gavin Lee, membeberkan alasan mengapa tim asuhannya bisa dibantai Malaysia 6-0 dalam FIFA ASEAN Cup 2026.

Secara mengejutkan Singapura takluk 0-6 dari Malaysia dalam laga pemungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung pada Kamis (1/10) malam.

Lee mengakui timnya tidak tampil cukup baik saat menghadapi Malaysia. Akibat kekalahan telak tersebut The Lions tak melaju ke babak final, termasuk perebutan tempat ketiga. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan Redaksi

  • Lolos ke Final, Pemain Timnas Indonesia Laporan ke Kapten Jay Idzes
  • Daftar Top Skor FIFA ASEAN Cup: Mitchell Baker Dipepet Bergson
  • Update Ranking FIFA: John Herdman Lampaui Capaian STY

Namun, bukan kegagalan tersebut yang menjadi sorotan. Kekalahan 0-6 itu dianggap tidak wajar. Singapura, yang dikenal solid, begitu mudah dibobol pasukan Harimau Malaya.

"Kami belum berbuat cukup untuk lolos dan itu adalah kesalahan kami. Kami harus melakukan refleksi dan menyadari bahwa jika ingin bersaing di level yang kami inginkan kami harus menjadi lebih baik," katanya.

Lee mengatakan ini sebagai kesalahannya. Ia menyebut timnya mencoba bermain terbuka untuk meraih kemenangan, tetapi malah menjadi bulan-bulanan lini depan Malaysia. 

"Kami tahu bahkan ketika tertinggal 0-2 atau 0-3, jika bisa mencetak satu gol, kami masih berada dalam pertandingan. Itu adalah pola pikir kami," ucap pelatih 36 tahun tersebut.

"Namun, ketika membiarkan ruang kosong di lini belakang saat menghadapi tim yang termotivasi dan ingin mencetak gol, kami bisa dihukum," kata Lee dilansir dari FAS.

Manta pelatih Tampines Rovers ini mengakui hasil melawan Malaysia menjadi pukulan bagi Singapura, tetapi ia meminta timnya tidak menjadikan kegagalan di FIFA ASEAN Cup sebagai akhir perjalanan.

"Pertanyaannya sekarang adalah apakah kami membiarkan pertandingan ini menentukan jati diri kami, atau menggunakannya sebagai bahan bakar untuk kembali berjuang?" kata Lee. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/nam/jal)