Gandrung Sewu Tak Sekadar Festival, Sektor Ekonomi Ikut Bergerak

calendar_today 15.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Gandrung Sewu 2026 diharapkan tidak hanya menarik wisatawan untuk menyaksikan pertunjukan tari kolosal dan festival saja.

Event tersebut diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat Banyuwangi. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggandeng InJourney untuk memperluas promosi festival budaya tersebut sekaligus mendorong manfaat pariwisata bagi warga.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan penyelenggaraan Gandrung Sewu merupakan bagian dari upaya mengembangkan pariwisata yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami berharap event Gandrung Sewu ini tidak hanya menghadirkan orang datang menyaksikan Gandrung Sewu, tetapi juga ada dampak yang nyata di tengah masyarakat kami," ujar Ipuk dalam konferensi pers Gandrung Sewu kolaborasi InJourney dan Pemkab Banyuwangi di Panggung Budaya TMII Jakarta, Rabu (14/10/2026).

"Mengupayakan bagaimana pelaku UMKM kami fasilitasi, lalu juga ekonomi-ekonomi masyarakat bisa tumbuh, dan sektor jasa juga terdampak dalam kegiatan ini. Kami berharap Gandrung Sewu ini tidak hanya membuat orang hadir datang untuk menyaksikan tarian kolosal, namun juga bagaimana ekonomi kami bergerak," imbuhnya.

Ipuk berharap kehadiran wisatawan dapat membuka peluang bagi pelaku usaha lokal. Pergerakan pengunjung berpotensi memberikan manfaat dalam berbagai sektor pendukung perjalanan, mulai kuliner hingga jasa wisata. Festival budaya bisa menjadi alasan wisatawan untuk menyusun perjalanan yang lebih panjang.

Selain menyaksikan Gandrung Sewu, pengunjung dapat merencanakan kunjungan ke destinasi lain di Banyuwangi. Kolaborasi dengan InJourney diharapkan memeperluas jangkauan festival Gandrung Sewu.

Dengan semakin dikenalnya festival ini, Banyuwangi berpeluang menarik perhatian wisatawan nusantara hingga mancanegara yang ingin menikmati pengalaman wisata berbasis budaya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman menilai pengembangan pariwisata membutuhkan kerja sama berbagai pihak yang tidak hanya ditentukan perjalanan menuju destinasi, tetapi juga oleh atraksi, pelayanan, akomodasi, hingga berbagai fasilitas pendukung selama berada di daerah wisata.

"InJourney melihat pariwisata sebagai sebuah ekosistem yang perlu dikembangkan secara terintegrasi. Keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah wisatawan yang datang, tetapi juga dari berapa lama mereka tinggal, aktivitas yang mereka lakukan, serta seberapa besar manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat setempat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghubungkan seluruh potensi tersebut agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi daerah," ujar Herdy.

Karena itu, penyelenggaraan festival perlu perjalan seiring dengan kesiapan pelaku usaha dan layanan wisata setempat. Wisatawan yang datang untuk menikmati pertunjukan dapat menikmati kuliner, produk lokal, serta berbagai pengalaman wisata lainnya.

Sekitar 1.300 penari Gandrung Sewu dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026 di Pantai Boom Marina Banyuwangi. Festival ini bukan sekadar tarian, tetapi diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat.