Film The Doll Ghawiah Digarap Mahal, Produser Spill Ongkos Produksi

calendar_today 17.10.2026 - person  - timer ~

Jadi intinya...

  • Biaya produksi The Doll Ghawiah setara tiga film horor biasa.
  • Merancang boneka Ghawiah dengan desain dan teknologi baru adalah tantangan utama.
  • Boneka Ghawiah kini bisa berbicara, namun tidak berkeliaran seperti Chucky.

Liputan6.com, Jakarta - Hitmaker Studios tidak main-main saat menggarap The Doll Ghawiah. Produser Rocky Soraya mengatakan ongkos produksi film ini kira-kira sama dengan membuat tiga film horor biasa.

"Soal budget kita enggak bisa spill angkanya pasnya. Tapi bisa bikin berapa film horor? Tigalah ya. Tapi bukan horor Hitmaker, ya," kata Rocky di XXI Plaza Indonesia, Jumat (16/10/2026).

Menurutnya, merancang boneka adalah pekerjaan paling menantang di proyek terbaru semesta The Doll ini. Ia menyebut film ini sudah yang kelima dalam semesta tersebut, termasuk Sabrina.

Pada The Doll 3, boneka sudah bisa bergerak dan berbicara, sehingga timnya harus mencari gagasan segar agar waralaba ini tidak terjebak pada pola lama.

Hitmaker pun sempat vakum beberapa tahun sebelum memutuskan membuat prekuel dari film pertama dan memunculkan lagi boneka Ghawiah dengan desain serta teknologi baru.

"Karena ini sudah 10 tahun kemudian, kita mau refresh dengan sesuatu yang lebih cute, lebih makes sense, dan pastinya lebih mahal," kata Rocky.

Tak Mau Meniru Gaya Chucky

Soal alasan boneka kali ini bisa berbicara, Rocky menyebut teknologi 2026 memungkinkan hal itu. Namun, ia sengaja tidak membuatnya berkeliaran seperti di The Doll 3 dan menolak meniru gaya Chucky sebagai ikon boneka hantu yang bisa berbicara.

"Kita enggak mau bikin konsepnya kayak Chucky yang di mana it's a B-movie, kita masih mau bikinnya yang A-movie," ucapnya.

Dipilih Jalan Tengah

Menurut Rocky, boneka yang hanya duduk diam terasa kurang sinematik di era sekarang, bahkan bisa jadi membosankan. Karena itu kemampuan bicara dipilih sebagai jalan tengah. Ia juga memuji penampilan Uci yang dinilai membawa karakter ini melampaui sekadar hantu.

"Dan dia, Uci meningkatkan cerita ini dari sekadar hantu menjadi sebuah soul yang sakit dan kita bisa merasa dengan aktingnya Uci," ujarnya.

Film arahan Guntur Soeharjanto ini dibintangi Titi Kamal, Darius Sinathrya, Sara Wijayanto, Aisyah Aqilah, dan Laura Moane. The Doll Ghawiah mulai tayang di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026 dan direncanakan hadir dalam format IMAX.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Potret Fuji Belajar Berkuda Bareng Hanum Mega & Bella Shofie