Fakta atau Mitos, Rutin Senam Bisa Bikin Tubuh Tetap Lentur di Usia Tua?

calendar_today 11.08.2026 - person  - timer ~

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:29 WIB

VIVA – Seiring bertambahnya usia, tubuh secara alami dapat mengalami berbagai perubahan. Salah satunya adalah berkurangnya kelenturan otot dan mobilitas sendi yang membuat gerakan sehari-hari terasa tidak seleluasa ketika masih muda. Kondisi tersebut dapat semakin terasa apabila seseorang jarang melakukan aktivitas fisik.

Baca Juga

Salah satu aktivitas yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga tubuh tetap aktif adalah senam. Selain relatif mudah dilakukan oleh berbagai kelompok usia, senam melibatkan beragam gerakan tubuh yang dapat mendukung kebugaran secara menyeluruh. Aktivitas ini juga dapat menjadi sarana untuk melatih kekuatan, keseimbangan, koordinasi, hingga daya tahan tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gerakan dalam senam umumnya terdiri atas beberapa tahapan, mulai dari pemanasan, gerakan inti, hingga pendinginan. Beberapa gerakannya juga melibatkan peregangan otot dan pergerakan sendi sehingga tubuh tidak hanya dituntut untuk aktif, tetapi juga bergerak dalam rentang tertentu secara terkontrol.

Baca Juga

Lantas, benarkah rutin melakukan senam dapat membuat tubuh lebih luwes meski usia terus bertambah?

Senam dan latihan peregangan dapat membantu mempertahankan sekaligus meningkatkan fleksibilitas tubuh. Namun, menurutnya, manfaat tersebut perlu dipahami secara tepat.

Baca Juga

"Benar, tetapi perlu diluruskan. Senam dan latihan peregangan yang dilakukan secara rutin dapat membantu mempertahankan atau meningkatkan fleksibilitas dan rentang gerak sendi. Hal ini penting karena seiring bertambahnya usia, seseorang cenderung mengalami penurunan kelenturan otot dan mobilitas sendi jika tidak aktif bergerak," jelas Instruktur Senam Bogor Bugar, Roida.

Fleksibilitas sendiri berkaitan dengan kemampuan otot dan persendian untuk bergerak dalam rentang gerak yang optimal. Kemampuan tersebut memiliki peran penting dalam aktivitas sehari-hari, seperti membungkuk, berjalan, mengangkat benda, menaiki tangga, atau sekadar menggerakkan tangan dan kaki dengan leluasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, menjaga tubuh tetap aktif menjadi salah satu hal yang penting dilakukan sejak usia muda. Ketika seseorang terbiasa bergerak dan melakukan latihan secara rutin, tubuh memiliki kesempatan lebih besar untuk mempertahankan kemampuan geraknya ketika memasuki usia lanjut.

Meski demikian, bukan berarti senam dapat membuat tubuh otomatis semakin lentur tanpa batas. Setiap orang memiliki kondisi fisik yang berbeda sehingga hasil latihan juga tidak selalu sama.

Halaman Selanjutnya

Menurut Roida, tingkat kelenturan seseorang dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk usia, kondisi tubuh, kebiasaan beraktivitas, serta konsistensi dalam melakukan latihan. Artinya, manfaat senam terhadap fleksibilitas tidak hanya ditentukan oleh jenis gerakan yang dilakukan, tetapi juga seberapa rutin aktivitas tersebut dijalankan.