REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG, – Sebanyak 624 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, terpaksa ditunda akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Gangguan operasional ini berdampak pada sekitar 75.236 penumpang untuk rute domestik, internasional, dan kargo.
Asisten Deputi Komunikasi dan Hukum Bandara, Yudistiawan, menyampaikan bahwa dari total penerbangan yang tertunda, sebanyak 461 merupakan penerbangan domestik, 156 penerbangan internasional, dan tujuh layanan kargo. Keputusan ini diambil dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan.
AirNav Indonesia, selaku penyedia layanan navigasi penerbangan, telah menerbitkan Notice to Air Missions (NOTAM) yang memperpanjang penutupan sementara wilayah udara bandara. Penutupan ini berlaku hingga pukul 23.59 WIB pada Senin (7/9) malam. Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan pusat transportasi udara utama di kawasan Jakarta Raya.
"Maskapai telah memberitahukan kepada calon penumpangnya. Garuda Indonesia, misalnya, telah mengumumkan penghentian operasi hari ini, dan kami yakin maskapai lain melakukan hal yang sama," ujar Yudistiawan. Ia menegaskan bahwa seluruh jadwal keberangkatan masih bersifat tidak menentu hingga kondisi dinyatakan aman.
Untuk mengantisipasi kepadatan penumpang di Terminal 1, 2, dan 3, pengelola bandara menyediakan armada bus gratis. Layanan ini disiapkan bagi para penumpang yang memilih untuk melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju sejumlah kota besar di Pulau Jawa.
Kota-kota tujuan bus darurat tersebut meliputi Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya. Keberangkatan bus dijadwalkan pada pukul 14.00 dan 18.00 WIB dari titik penjemputan yang telah ditentukan di seluruh terminal.
Pihak bandara juga telah menginisiasi program pemulihan layanan dengan membagikan makanan dan minuman gratis kepada para penumpang yang terdampak. Selain itu, sebuah ruang istirahat karyawan di Terminal 3 dialihfungsikan menjadi area istirahat sementara yang dilengkapi dengan 60 tempat tidur.
"Kami sangat mengimbau seluruh calon penumpang untuk memantau informasi resmi melalui maskapai masing-masing dan saluran komunikasi bandara. Kami menyarankan agar penumpang tidak datang ke bandara dan tetap berada di rumah sampai kami secara resmi mengumumkan bahwa Soekarno-Hatta telah beroperasi normal kembali," tegas Yudistiawan.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara