Perbesar:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5077871/original/081817900_1736045921-AP25004576961584.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Erling Haaland terus menunjukkan ketajamannya bersama Manchester City. Pada usia 26 tahun, striker asal Norwegia itu sudah mencetak ratusan gol sepanjang karir profesionalnya. Produktivitas tersebut membuatnya menjadi salah satu penyerang yang menarik untuk diperbincangkan.
Dilansir dari Sports Mole, Haaland telah mengoleksi 369 gol dari 429 penampilan profesional. Catatan itu memunculkan kemungkinan menarik: mampukah ia mencapai 1.000 gol sebelum mengakhiri kariernya?
Ketajaman Haaland sudah terlihat sejak memperkuat klub-klub sebelumnya. Saat membela RB Salzburg, ia mencetak 29 gol dari 27 pertandingan. Ia kemudian melanjutkan produktivitasnya bersama Borussia Dortmund dengan torehan 86 gol dalam 89 penampilan.
Bersama Manchester City, Haaland semakin menunjukkan kemampuannya sebagai mesin gol. Ia telah mengoleksi 169 gol dari 205 pertandingan. Dengan rata-rata 0,86 gol per laga sepanjang karier profesionalnya, kemungkinan mencapai 1.000 gol menjadi hal yang menarik untuk disimak, meski perjalanan menuju angka tersebut masih panjang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341740/original/013204900_1788680298-haaland.jpg)
Perbesar
Musim 2022/2023 menjadi momen istimewa bagi Erling Haaland bersama Manchester City. Pada musim debutnya, ia langsung mencetak 52 gol dari 53 pertandingan di seluruh kompetisi. Sebanyak 36 gol di antaranya tercipta di Premier League, sekaligus mengantarkannya meraih Sepatu Emas.
Haaland juga memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim Premier League dengan format 38 pertandingan. Ia melampaui catatan 32 gol Mohamed Salah, serta 34 gol Andy Cole dan Alan Shearer yang dicetak saat kompetisi masih menggunakan format 42 pertandingan. Setelah itu, Haaland tetap produktif dengan mencetak 38 gol pada musim 2023/2024, 34 gol pada 2024/2025, dan 38 gol pada 2025/2026. Memasuki musim 2026/2027, ia sudah mengoleksi tujuh gol dari lima pertandingan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
Perbesar
Sebelum menjadi andalan Manchester City, Haaland sudah menunjukkan ketajamannya bersama Borussia Dortmund dan RB Salzburg. Saat membela Dortmund pada musim 2020/2021, ia mencetak 41 gol dalam 41 pertandingan. Sebelumnya, ia juga tampil impresif bersama Salzburg dengan torehan 28 gol dari 22 penampilan pada musim 2019/2020.
Ketajaman Haaland ternyata tidak hanya terlihat di level klub. Bersama timnas Norwegia, ia telah mencetak 65 gol dari 58 pertandingan dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa negaranya. Ia juga tampil luar biasa dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan mengemas 16 gol dari delapan pertandingan, sekaligus selalu mencetak gol dalam setiap laga.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546508/original/022169200_1775311007-000_A6QY2VZ.jpg)
Perbesar
Saat ini, Haaland masih membutuhkan 631 gol untuk mencapai angka 1.000. Jika mampu menjaga rata-rata 0,86 gol per pertandingan dan bermain sekitar 50 laga setiap musim, ia diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 15 musim lagi untuk mencapai target tersebut. Artinya, Haaland berpeluang menyentuh angka itu saat berusia sekitar 40 hingga 41 tahun.
Tentu saja, perjalanan menuju angka tersebut masih panjang. Cedera dan penurunan kondisi fisik bisa memengaruhi ketajamannya seiring bertambahnya usia. Meski begitu, produktivitas yang telah ditunjukkan Haaland sejauh ini membuat kemungkinan mencapai 1.000 gol tetap menarik untuk diikuti.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Galatasaray vs Barcelona Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Liga Champions