Jumat, 4 September 2026 20:05 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) bersama Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri). (HO-PSSI)
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyebutkan dukungan dari program FIFA Forward dapat memperkuat fondasi sepak bola Indonesia.
"Bagi PSSI, kemitraan dengan FIFA adalah tentang membangun fondasi yang kuat dan berkelanjutan bagi masa depan sepak bola Indonesia," ujar Erick, dikutip dari rilis resmi, Jumat.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan kehadiran FIFA yang terus mendampingi perkembangan sepak bola Indonesia," sambungnya.
Program FIFA Forward meliputi pembangunan Pusat Latihan Nasional, lapangan FIFA Arena, Football for Schools, dan inisiatif sepak bola putri, fondasi pembinaan diperluas.
Sejak menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA 2023, turnamen FIFA pertama di Indonesia, kemitraan ini berkembang dan kerja sama mencakup infrastruktur, talenta, tata kelola, pendidikan pelatih, sepak bola putri, serta akses bermain bagi anak-anak dan komunitas.
Tidak heran dalam kurun waktu tiga tahun, tercatat banyak pencapaian, mulai dari Pusat Latihan Nasional pertama PSSI di Ibu Kota Nusantara.
Fasilitas seluas 34,52 hektare itu mendapat dukungan USD5,4 juta (sekira Rp95 miliar) dari FIFA Forward Special Project, selain investasi Pemerintah Indonesia.
Atas upaya untuk mengembangkan kegiatan akar rumput, serta mendukung talenta muda dan program teknis di traning center tersebut, PSSI menerima FIFA Forward Gold Award atas proyek tersebut dalam FIFA Executive Football Summit di Miami pada Juni 2025.
Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan sepak bola Indonesia telah mengalami pertumbuhan signifikan pada berbagai aspek.
Ia mengungkapkan pihaknya merasa terhormat dapat hadir sebagai mitra yang mendukung kerja keras PSSI, pemerintah, klub, pemain, pelatih, dan seluruh komunitas sepak bola Indonesia.
"Kemajuan ini adalah hasil kerja bersama, dan peran FIFA adalah membantu membuka lebih banyak kesempatan agar potensi sepak bola Indonesia berkembang secara berkelanjutan," ungkap Infantino.
Selanjutnya terdapat pembangunan dua lapangan mini FIFA Arena dibuka dekat sekolah-sekolah di Jakarta pada Mei 2025 dan telah melayani sekitar 1.450 siswa. Football for Schools diterapkan di seluruh 38 provinsi, termasuk wilayah terpencil, untuk membantu anak-anak mengenal sepak bola dan berkembang.
Pada Juni 2026, FIFA dan PSSI menandatangani Host Country Agreement untuk membentuk hub FIFA di Jakarta yang mencakup 21 asosiasi anggota di Asia Tenggara dan Asia Timur.
Kemajuan terlihat dalam sepak bola putri. Dengan dukungan FIFA Women’s Football Development Programmes, PSSI meluncurkan Strategi Sepak Bola Putri pada 2024. PSSI terpilih sebagai satu dari hanya tiga asosiasi anggota FIFA dalam FIFA-GIZ Women Empowerment in Sports Programme. FIFA Coach Education Scholarship membantu meningkatkan jumlah pelatih putri berlisensi.
Pewarta : Aldi Sultan
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026