Lamongan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menyiapkan pembangunan Embung Dungpawon di Desa Sembung, Kecamatan Sukorame, untuk mendukung ketersediaan air pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah setempat.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Lamongan, Jumat, mengatakan embung tersebut merupakan usulan masyarakat dan pemerintah desa untuk memenuhi kebutuhan air lahan pertanian.
"Embung ini kita upayakan tahun depan sudah bisa menyediakan air sekitar 75.000 meter kubik per masa tanam untuk mengairi 25 hektare sawah, bahkan bisa lebih," katanya.
Yuhronur menyampaikan hal itu saat memantau sejumlah pembangunan infrastruktur di wilayah Lamongan pada Kamis (24/9), termasuk rencana pembangunan Embung Dungpawon di Desa Sembung.
Berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Lamongan, embung tersebut direncanakan dibangun di area potensial seluas sekitar empat hektare dengan volume tampung efektif sekitar 180.000 meter kubik.
Baca juga: Antisipasi banjir, Pemkab Lamongan keruk 49 embung dan sungai
Embung itu ditargetkan mampu mengairi sedikitnya 25 hektare sawah dalam dua musim tanam setiap tahun.
Pemkab Lamongan juga akan mengupayakan pembangunan saluran irigasi pendukung untuk mengoptimalkan pemanfaatan air embung bagi lahan pertanian.
Yuhronur menambahkan keberadaan embung dan jaringan irigasi perlu diikuti dengan pemeliharaan secara berkala agar manfaatnya dapat dipertahankan untuk memenuhi kebutuhan pertanian.
Selain Embung Dungpawon, Pemkab Lamongan menyiapkan rekonstruksi Jembatan Talunrejo di Kecamatan Bluluk yang menghubungkan wilayah Lamongan dengan Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
"Jembatan Talunrejo ini strategis karena menghubungkan dua kabupaten. Kemarin sudah kami sampaikan kepada Ibu Gubernur dan beliau menyetujui," ujarnya.
Jembatan tersebut direncanakan memiliki bentang 25 meter dan lebar enam meter dengan struktur bawah berupa abutmen beton bertulang serta bagian atas menggunakan baja komposit.
Dalam kegiatan yang sama, Bupati Lamongan juga memantau pengerjaan rekonstruksi jalan ruas Dradah-Kedungpring dengan panjang penanganan 2.882 meter.
Baca juga: Pemkab Lamongan Keruk 36 Embung Antisipasi Kekeringan
Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.