Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:05 WIB
Jakarta, VIVA – Sarwendah mengungkap alasan rekaman video call Ruben Onsu yang sebelumnya diunggah ke Instagram kini tidak lagi terlihat di akunnya. Ia menegaskan bukan dirinya yang menghapus unggahan tersebut. Menurut Sarwendah, Instagram menurunkan video itu setelah menerima banyak laporan dari pengguna, meski sebelumnya sempat bertahan usai dirinya mengajukan banding.
Baca Juga
Tak hanya kehilangan unggahan, Sarwendah juga mengaku terkena pembatasan fitur siaran langsung selama satu tahun. Ia bahkan menyebut menerima peringatan bahwa akun Instagram miliknya berisiko diblokir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam keterangannya, Sarwendah menjelaskan bahwa laporan terhadap unggahan tersebut sudah muncul sejak hari pertama video dipublikasikan.
Baca Juga
“Postingan kemarin bukan saya hapus. Sebenarnya postingan itu sudah di report dari hari pertama saya up ke ig saya, sempat bertahan setelah saya ajukan banding, tapi hari ini akhirnya diturunkan Instagram setelah makin banyak di-report. Saya juga kena pembatasan live selama setahun, dan ada peringatan akan di banned akunnya,” tulis Sarwendah yang dikutip dari Instagram @sarwendah29 pada Selasa (13/10/26).
Dalam salah satu bagian rekaman, Ruben terdengar menawarkan kepada pria tersebut untuk menemaninya dan menjadi penjaga hati.
Baca Juga
"Eh kamu temenin aku aja kalau nggak, mau nggak? Jadi penjaga hati mau nggak? Jadi penjaga hati ajalah,” kata Ruben Onsu dalam video tersebut.
Sarwendah juga menyertakan keterangan mengenai klaim seseorang bernama Artos yang disebut mengetahui interaksi Ruben dengan pria tersebut. Unggahan itu kemudian memancing beragam tanggapan warganet dan menambah perhatian terhadap konflik keduanya.
Di tengah perdebatan tersebut, Sarwendah menyatakan bahwa dirinya tidak keberatan apabila keaslian rekaman dipersoalkan melalui jalur hukum. Ia justru mempersilakan pihak yang meragukan video tersebut untuk melaporkannya agar dapat diperiksa secara forensik.
“Kalau videonya dianggap palsu, saya sudah persilakan laporkan ke polisi supaya diperiksa lewat forensik,” kata Sarwendah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sarwendah kemudian melontarkan pertanyaan mengenai upaya yang menurutnya membuat video tersebut tidak lagi tersedia di Instagram.
“Kalau yakin tidak benar, kenapa justru sibuk membuat videonya hilang?” katanya lagi.
VIVA.co.id
13 Oktober 2026