Drone Rusia Hantam Jembatan Kyiv Saat Kanselir Jerman Berkunjung |Republika Online

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebuah drone Rusia menghantam Northern Bridge di Kyiv, Ukraina, Ahad (4/10/2026), ketika Kanselir Jerman Friedrich Merz sedang melakukan kunjungan ke ibu kota Ukraina. Ledakan merusak permukaan jalan jembatan dan menyebabkan dua orang terluka.

Rekaman yang beredar memperlihatkan drone menukik menuju jembatan di atas Sungai Dnipro ketika kendaraan masih melintas. Drone kemudian meledak dan menghasilkan kobaran api di badan jalan. 

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan ledakan juga merusak sistem pasokan air panas di sekitar lokasi. Tidak ada laporan korban meninggal akibat serangan terhadap jembatan tersebut.

Serangan terjadi ketika Merz berada di Kyiv untuk menunjukkan dukungan Jerman kepada Ukraina. Sirene serangan udara dan suara ledakan terdengar berulang kali sepanjang kunjungannya.

The Guardian pada Ahad (4/10/2026) melaporkan serangan terhadap Northern Bridge terjadi tidak lama setelah Merz tiba. Serangan itu menjadi bagian dari rangkaian serangan Rusia terhadap jembatan-jembatan utama Kyiv selama empat hari berturut-turut.

Northern Bridge memiliki posisi penting karena menghubungkan dua sisi Kyiv yang dipisahkan Sungai Dnipro. Puluhan ribu warga menggunakan jaringan jembatan tersebut setiap hari untuk bekerja dan menjalankan aktivitas lainnya.

Lebih dari sepertiga penduduk Kyiv tinggal di sisi timur sungai. Sementara sebagian besar pusat pekerjaan dan infrastruktur utama berada di sisi barat, sehingga gangguan terhadap jembatan berpotensi menimbulkan persoalan transportasi besar.

Serangan terhadap jembatan bukan terjadi pertama kali. Associated Press melaporkan serangan Rusia sejak Kamis telah memaksa penutupan penuh atau sebagian tiga dari enam jembatan jalan raya utama Kyiv.

Rusia mengakui pasukannya menghantam Northern Bridge. Kementerian Pertahanan Rusia menyebut jembatan tersebut digunakan untuk pengangkutan pasukan serta kargo militer Ukraina.

Moskow Janji Tingkatkan Serangan

Serangan Ahad terjadi ketika Moskow menyatakan akan meningkatkan operasi serangan terhadap Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan sasaran akan mencakup fasilitas militer, industri pertahanan, serta infrastruktur terkait di Kyiv dan wilayah Ukraina lainnya.

Pernyataan itu muncul setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Kyiv akan meningkatkan serangan terhadap kilang minyak Rusia. Zelenskyy mengatakan Ukraina akan menyasar infrastruktur energi Rusia sebagai respons terhadap peningkatan serangan Moskow, tetapi mengatakan Kyiv tidak akan menargetkan warga sipil.

Rusia dan Ukraina sama-sama menyatakan tidak sengaja menargetkan warga sipil. Namun, perang udara semakin memukul infrastruktur kedua negara ketika konflik memasuki tahun kelima.

Di Kyiv, Rusia dalam beberapa pekan terakhir meningkatkan serangan terhadap infrastruktur telekomunikasi, listrik, transportasi, serta sejumlah sasaran militer. Serangan juga semakin banyak menggunakan drone bertenaga jet yang lebih cepat dibandingkan generasi drone sebelumnya.

Zelenskyy menilai serangan terhadap jembatan merupakan bagian dari eskalasi Rusia. Ia memperingatkan Ukraina akan memberikan respons terhadap serangan yang menyasar jaringan infrastruktur tersebut.