Praktisi: AI bantu UMKM mengambil keputusan bisnis lebih terukur - ANTARA News Megapolitan

calendar_today 27.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Praktisi digital marketing Aldo Pasha Permana mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat bantu mengambil keputusan bisnis secara lebih cepat dan terukur.

“AI tidak menggantikan owner dalam mengambil keputusan. AI membantu owner melihat bisnisnya dengan lebih jernih,” kata Aldo dalam kegiatan Sumatera Witel Catch Up – Riau Edition di Batam, Kepulauan Riau, Kamis.

Menurut dia, keputusan akhir dalam menjalankan usaha tetap membutuhkan pengalaman, pemahaman terhadap pelanggan, serta intuisi dari pemilik usaha.

Ia mengatakan tantangan pelaku usaha saat ini bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, melainkan menentukan teknologi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan skala bisnis masing-masing.

Karena itu, digitalisasi tidak harus dimulai dengan penggunaan teknologi yang rumit maupun membutuhkan biaya besar.

“Pelaku usaha bisa memulainya dari hal-hal sederhana, seperti memahami pelanggan melalui data penjualan, membaca ulasan konsumen, memperkuat kehadiran digital, dan menggunakan AI untuk membantu melihat hal-hal yang mungkin sebelumnya terlewat,” ujarnya.

Aldo yang telah berkecimpung lebih dari 12 tahun dalam bidang digital marketing dan pengembangan bisnis itu mengatakan AI antara lain dapat digunakan untuk membantu mengolah data penjualan, membaca respons pelanggan, hingga mengidentifikasi peluang pertumbuhan usaha.

Teknologi tersebut, menurut dia, juga dapat membantu pemilik usaha merumuskan pertanyaan mengenai kondisi bisnis serta memberikan sejumlah alternatif tindakan berdasarkan data yang tersedia.

Namun, penerapan teknologi pada setiap usaha tidak dapat diseragamkan karena masing-masing memiliki karakteristik, konsumen, serta kebutuhan berbeda.

“Tidak semua bisnis harus menggunakan strategi yang sama. Yang penting adalah berani mulai, memahami tujuan bisnis, kemudian memilih teknologi yang memang bisa membantu,” katanya.

Ia menilai kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi akan menjadi salah satu faktor yang menentukan daya saing pelaku usaha di tengah perubahan perilaku konsumen.

Aldo berharap semakin banyak UMKM, khususnya di Kepulauan Riau, memandang digitalisasi dan AI sebagai perangkat yang dapat digunakan secara praktis dan bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Sumatera Witel Catch Up – Riau Edition merupakan kegiatan kolaborasi Sumatera Witel Telkom dengan Tangan Di Atas (TDA) Wilayah Kepulauan Riau sebagai ruang berbagi pengetahuan mengenai digitalisasi dan pengembangan daya saing pelaku usaha.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Account Manager Business Services Witel Riau Muhamad Rizky yang membahas mengenai pembangunan merek dan upaya menjaga eksistensi usaha di era digital.

Pewarta: Antara
Uploader : M Fikri Setiawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.