DPR ajak masyarakat jaga persatuan di tengah derasnya arus informasi - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui karya yang berdampak bagi kepentingan sosial serta menjaga persatuan dalam keberagaman.

Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono mengajak masyarakat memperkuat toleransi, kerukunan, dan semangat persatuan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah derasnya arus informasi.

"Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa nasionalisme masih tumbuh kuat di tengah masyarakat," kata Bambang saat menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar masyarakat di Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Minggu.

“Kalau masyarakat tetap guyub, rukun, dan bersatu, berbagai tantangan, termasuk disrupsi informasi dan sentimen negatif terhadap nilai kebangsaan, bisa kita hadapi bersama,” ujarnya.

Bambang menegaskan semangat nasionalisme tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga harus diterjemahkan dalam karya dan tindakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui karya yang berdampak bagi kepentingan sosial serta menjaga persatuan dalam keberagaman,” katanya.

Ia juga menilai persatuan merupakan modal penting untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan sumber daya Indonesia demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengapresiasi antusiasme warga dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan melalui berbagai kegiatan, termasuk gerak jalan sehat dan aktivitas yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Bambang, keterlibatan UMKM dalam kegiatan masyarakat menjadi momentum untuk mendorong pelaku usaha agar berkembang dan naik kelas. 

Penguatan sektor tersebut dinilai dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya di Surabaya dan Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, pihaknya turut menyampaikan belasungkawa atas bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan mendoakan para korban.
 

Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.