Senin, 31 Agustus 2026 17:58 WIB
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sleman Triana Wahyuningsih. ANTARA/Dokumentasi pribadi
Sleman, DIY (ANTARA) - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memberikan berbagai kemudahan layanan dan pendampingan bagi para pelaku usaha untuk mendorong peningkatan nilai investasi daerah tersebut.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sleman Triana Wahyuningsih di Sleman, DIY, Senin, mengatakan komitmen tersebut diwujudkan melalui lima langkah strategis guna menciptakan iklim investasi yang kondusif dan ramah investor di wilayah Sleman.
"Kemudahan investasi yang kami sediakan meliputi penyediaan data dan informasi peluang investasi, hingga kepastian informasi lokasi usaha yang pemanfaatannya sudah sesuai dengan ketentuan tata ruang," kata Triana.
Selain kepastian tata ruang dan informasi peluang bisnis, DPMPTSP Sleman juga memberikan bantuan teknis secara langsung kepada investor. Yakni pendampingan ini mencakup penyusunan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) serta pengawalan proses perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS).
"Penyederhanaan dan percepatan pemberian perizinan kami laksanakan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang terintegrasi secara elektronik," katanya.
Tidak hanya berhenti pada proses perizinan dan legalitas, Pemkab Sleman juga mendukung keberlanjutan bisnis para pelaku usaha dengan membuka akses pasar yang lebih luas.
Kemudahan akses pemasaran tersebut difasilitasi melalui berbagai kegiatan promosi daerah yang rutin digelar.
"Melalui sinergi layanan digital dan pendampingan aktif ini, DPMPTSP Sleman optimistis dapat menarik lebih banyak investor untuk menanamkan modalnya sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah," katanya.
Triana mengatakan kinerja investasi di Kabupaten Sleman pada triwulan II 2026 menunjukkan capaian yang menggembirakan.
Berdasarkan data realisasi investasi, nilai investasi yang berhasil direalisasikan mencapai Rp931,7 miliar, yang terdiri atas PMA sebesar Rp125,7miliar dan PMDN sebesar Rp806 miliar.
"Nilai investasi tersebut berasal dari 2.449 proyek investasi dan berhasil menyerap 2.448 tenaga kerja baru," katanya.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026