Dosen Vokasi Undip ciptakan mesin sangrai kopi hemat energi hasil berkualitas

calendar_today 30.07.2026 - person  - timer ~

Dosen Vokasi Undip ciptakan mesin sangrai kopi hemat energi hasil berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 19:54 WIB

Image Print

Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Mohamad Endy Julianto. ANTARA/HO-Sekolah Vokasi Undip Semarang

Semarang (ANTARA) - Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Mohamad Endy Julianto menciptakan Voca-Roaste, mesin sangrai hemat energi yang menghasilkan biji kopi hasil panggangan yang lebih berkualitas.

Menurut Endy di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, Voca-Roaster dirancang untuk menjawab tantangan industri kopi, khususnya konsumsi energi tinggi serta kualitas hasil sangrai yang belum konsisten.

"Mesin ini mampu meningkatkan pemerataan panas, menjaga konsistensi profil roasting, serta lebih hemat energi dibanding mesin konvensional," katanya.

Menurut dia, hal tersebut dapat dicapai melalui rekayasa sistem agitasi, desain drum, dan pengendalian proses yang lebih presisi.

Voca-Roaster yang sudah didaftarkan hak patennya tersebut merupakan satu dari 41 karya Endy yang telah memiliki paten dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum (Kemenkum).

Ia menuturkan berbagai inovasi yang dihasilkan tersebut merupakan bukti konsistensi pengembangan riset terapan yang berorientasi pada hilirisasi inovasi.

Menurut dia, publikasi ilmiah dan paten merupakan dua hal yang saling melengkapi dalam membangun ekosistem inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan industri.

"Publikasi menghasilkan pengetahuan baru, sedangkan paten melindungi inovasi agar memiliki peluang dikembangkan lebih lanjut oleh industri," katanya.

Ia menambahkan riset yang dikembangkannya berfokus pada bidang rekayasa kimia, energi terbarukan, teknologi pangan, biomaterial, pengolahan limbah, teknologi ekstraksi hijau, hingga pemanfaatan sumber daya hayati lokal.

Baca juga: PDAM Semarang: Air keruh akibat faktor alam

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.