Dokter ingatkan migrain berulang bisa ganggu produktivitas hidup

calendar_today 29.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Dokter Spesialis Neurologi di Columbia Asia Hospital Pulomas, Jakarta Timur, Dr. Lani Septia mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap migrain yang muncul berulang dan berkepanjangan sebagai sakit kepala biasa.

"Banyak pasien menganggap migrain sebagai keluhan biasa. Padahal, jika terjadi berulang dan berkepanjangan, kondisi ini dapat menurunkan produktivitas serta kualitas hidup," kata Lani di Columbia Asia Hospital Pulomas, Jakarta Timur, Rabu.

Dia menyebutkan migrain kronis yang merupakan kondisi neurologis dan seringkali diremehkan sebagai sakit kepala biasa itu dapat menjadi ancaman serius bagi jutaan masyarakat Indonesia.

Data menunjukkan prevalensi migrain di Indonesia mencapai jutaan jiwa, dengan kelompok usia produktif menjadi yang paling terdampak. Banyak penderita migrain kronis mengalami penurunan signifikan dalam aktivitas sehari-hari, produktivitas kerja, dan interaksi sosial.

Lebih dari sekadar nyeri kepala, migrain kronis juga memiliki kaitan erat dengan gangguan kesehatan mental, di antaranya depresi dan kecemasan.

Baca juga: Cara mengonsumsi minuman kafein bisa berisiko picu migrain

Menurut Lani, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai gejala dan dampak jangka panjang migrain kronis seringkali menyebabkan keterlambatan diagnosis dan penanganan yang tidak optimal.

Menyikapi hal tersebut, Columbia Asia Hospital Pulomas berupaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan penanganan migrain kronis melalui layanan Neurologi yang didukung oleh dokter spesialis berpengalaman dan fasilitas diagnostik modern.

Edukasi tersebut krusial agar masyarakat tidak lagi mengabaikan gejala migrain dan segera mencari bantuan medis profesional.

Hal tersebut juga bertepatan dengan semangat World Brain Day 2026 yang mengusung tema "Brain Health: Access for All". Columbia Asia Hospital Pulomas pun menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesadaran dan akses penanganan migrain kronis yang tepat melalui layanan Neurologi terpadu.

"Columbia Asia Hospital Pulomas berkomitmen membantu masyarakat mendapatkan penanganan terbaik bagi berbagai gangguan saraf, termasuk migrain kronis, demi meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas bangsa," terang Lani.

Baca juga: Pemicu hingga sinyal pertanda migrain bisa kambuh

Selain itu, dia menyebutkan penanganan migrain kronis memerlukan pendekatan holistik, mulai dari identifikasi pemicu, perubahan gaya hidup, hingga terapi medis yang disesuaikan dengan kondisi individu.

Oleh karena itu, Columbia Asia Hospital Pulomas menyediakan lingkungan yang nyaman, bersih dan ramah bagi pasien, serta memastikan proses konsultasi dan perawatan berlangsung dengan tenang dan efektif.

"Komitmen rumah sakit ini juga diperkuat dengan program Gold Member yang mendukung kesehatan lansia secara berkelanjutan, menunjukkan fokus pada pelayanan kesehatan yang komprehensif untuk seluruh lapisan masyarakat," ucap Lani.

Dia berharap bagi masyarakat yang mengalami migrain berulang, mereka tidak mengabaikan keluhan tersebut dan segera berkonsultasi dengan dokter yang dapat membantu proses evaluasi.

Baca juga: Dokter saraf jelaskan perbedaan sakit kepala migrain dengan vertigo

Baca juga: Cara terhindar dari migrain ketika cuaca panas

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.