Rabu, 9 September 2026 12:27 WIB
Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Disperkimtan) Barito Selatan M. Taufik bersama Kabid Perumahan Rakyat Eddy Hariyadi dan lainnya saat berada di lokasi program bedah rumah beberapa waktu lalu. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
Buntok (ANTARA) - Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Disperkimtan) Barito Selatan, Kalimantan Tengah merealisasikan program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Akselerasi kegiatan bedah rumah pada tahun anggaran 2026 ini sudah mulai kita laksanakan di lapangan dan saat ini sedang dalam tahap suplai material," kata Kepala Disperkimtan Barito Selatan Muhammad Taufik, sebagaimana disampaikan Kabid Perumahan Rakyat Eddy Hariyadi di Buntok, Selasa.
Dia menjelaskan program bedah rumah yang dilaksanakan pada 2026 ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui belanja hibah rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
"Program bedah rumah ini dialokasikan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan pada 2026 ini program tersebut dialokasikan untuk 90 unit rumah," terangnya.
Baca juga: Kadisdik Barsel tegaskan BDR dilaksanakan hingga karhutla terkendali
Ia menyampaikan penerima bantuan Program RTLH itu tersebar di beberapa kelurahan dan desa di wilayah Kecamatan Dusun Selatan dan Gunung Bintang Awai.
Disamping bedah rumah Program RTLH, pada 2026 ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Disperkimtan juga mengalokasikan bantuan hibah untuk pembangunan rumah korban bencana (RKB).
"Bantuan hibah itu dialokasikan untuk 20 unit rumah di wilayah Kecamatan Dusun Selatan yang terdampak bencana khususnya bencana tanah longsor," ucapnya.
Ia berharap, realisasi program bedah rumah melalui rehabilitasi RTLH maupun pembangunan baru rumah korban bencana ini dapat membantu warga masyarakat khususnyan masyarakat yang berpenghasilan rendah agar dapat memlliki rumah yang layak huni, sehat, aman dan terjangkau.
Dengan demikian, pelayanan dasar di sektor perumahan dan kawasan permukiman sebagai salah satu urusan wajib pemerintahan daerah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di kabupaten yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini.
Baca juga: Usai modifikasi cuaca sebagian wilayah Barsel diguyur hujan
Baca juga: Sebanyak 1.524 penerima PKH dan sembako di Barito Selatan terindikasi judi online
Baca juga: BPBD Barsel imbau warga waspadai aktivitas berpotensi timbulkan api
Pewarta : Bayu Ilmiawan
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.