Diskominfo Kaltim bekali pelajar literasi digital dan fotografi - ANTARA News Kalimantan Timur

calendar_today 01.09.2026 - person  - timer ~

Samarinda (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur membekali pelajar SMKN 7 Samarinda dengan kecakapan teknologi dan seni visual lewat lokakarya keamanan literasi digital dan fotografi.

Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Literasi Kaltim 2026 yang mengusung tema “Membangun Generasi Cerdas, Kreatif dan Berkarakter Melalui Budaya Literasi” di Aula Kantor Tower Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim, Samarinda, Senin.

Penelaah Teknis Kebijakan Diskominfo Kaltim Dafa Ezra Hafasyi selaku narasumber acara itu, mengajak para pelajar untuk lebih bijak dan waspada dalam menggunakan teknologi digital.

Dia menjelaskan perkembangan teknologi memberikan banyak kemudahan, namun di sisi lain juga menghadirkan berbagai risiko yang perlu dipahami generasi muda.

"Literasi digital bukan hanya tentang bagaimana kita bisa menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana kita bisa menggunakannya dengan aman, bijak, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Dia membahas sejumlah ancaman digital, seperti penipuan daring, phishing, pencurian identitas, peretasan akun, malware, penyebaran hoaks, hingga perundungan siber.

Pelajar diingatkan untuk menjaga keamanan data pribadi dan tidak sembarangan membagikan informasi sensitif di internet serta wajib memeriksa sumber informasi sebelum menyebarkan.

"Sebelum membagikan sebuah informasi, biasakan berhenti sejenak, periksa sumbernya, dan pastikan benar. Jangan sampai kita justru menjadi bagian dari penyebaran hoaks,” katanya.

Pada sesi lainnya, narasumber lokakarya fotografi, Primayudha Amrullah, memberikan kesempatan kepada pelajar untuk mengenal fotografi sebagai sarana menyampaikan informasi dan cerita, bukan sekadar aktivitas mengambil gambar.

Pria yang akrab disapa Adding ini, membagikan pengetahuan dasar fotografi, mulai dari komposisi, sudut pengambilan gambar, pencahayaan, perspektif, hingga pemanfaatan kamera ponsel pintar.

"Fotografi bukan sekadar mendapatkan gambar yang bagus. Yang lebih penting adalah bagaimana sebuah foto bisa menyampaikan pesan dan bercerita kepada orang yang melihatnya,” katanya.

Ia menambahkan kemajuan teknologi kamera pada ponsel pintar membuat kegiatan fotografi semakin mudah dilakukan, sehingga keterbatasan peralatan tidak boleh menjadi penghalang untuk berkarya.

“Tidak harus menggunakan kamera mahal. Dengan smartphone (telepon pintar), kita sudah bisa belajar melihat cahaya, menentukan komposisi, dan membuat cerita melalui gambar,” katanya.

Melalui Festival Literasi Kaltim 2026, para pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi generasi yang cerdas dalam menyaring informasi, bijak di ruang digital, serta produktif menghasilkan karya visual yang positif.

Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.