Kamis, 23 Juli 2026 19:51 WIB
Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen Gogot Suharwoto melaksanakan kegiatan kunjungan silaturahim dan penguatan sinergi Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kemendikdasmen di Kantor BPMP Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang, Kamis (23/7/2026). ANTARA/HO-BPMP Kepri
Tanjungpinang (ANTARA) - Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Gogot Suharwoto menekankan sistem pendidikan saat ini harus adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Pembelajaran berbasis teknologi, coding, dan kecerdasan artifisial (AI) harus diperkuat agar peserta didik siap menghadapi tantangan masa depan," katanya dalam kunjungan silaturahim dan penguatan sinergi Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kemendikdasmen di Kantor Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (BPMP Kepri), Kota Tanjungpinang, Kamis.
Ia menyebut peserta didik yang dilayani sekarang hidup pada zaman yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Karena itu, pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perubahan.
Selain itu, menurutnya, lembaga pendidikan juga harus menjadi organisasi yang agile, yakni mampu bergerak cepat mengikuti perkembangan zaman.
Gogot menjelaskan transformasi pendidikan saat ini difokuskan pada empat bidang utama, yaitu penguatan infrastruktur pendidikan, transformasi kurikulum dan pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, serta tata kelola pendidikan.
"Salah satu fokus pemerintah adalah percepatan revitalisasi sekolah di seluruh Indonesia, sekaligus mendorong pembelajaran mendalam (deep learning) yang menempatkan guru sebagai mentor dan inspirator di era digital," ujarnya.
Lebih lanjut Gogot menyampaikan bahwa visi pendidikan untuk semua dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu inklusif, adaptif, dan partisipatif. Pendidikan harus mampu menjangkau seluruh anak Indonesia tanpa membedakan latar belakang maupun wilayah tempat tinggal.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Sekolah negeri dan sekolah swasta merupakan mitra yang memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Gogot berpesan bahwa UPT memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan Kemendikdasmen di daerah.
Selain memastikan seluruh program prioritas kementerian berjalan dengan baik, UPT harus memahami karakteristik dan tantangan wilayahnya sehingga kebijakan nasional dapat diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
"UPT Kemendikdasmen di Kepri diharapkan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dirjen PAUD: Pendidikan harus adaptif dengan perkembangan zaman
Pewarta : OGN
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.