Dinkes Gorontalo olah data mikro SKI 2023 petakan indikator kesehatan - ANTARA News Gorontalo

calendar_today 22.09.2026 - person  - timer ~

Gorontalo (ANTARA) - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, melakukan olah data mikro Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 untuk memetakan indikator kesehatan sampai tingkat kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Pengolahan data digelar melalui lokakarya, berlangsung di aula Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Selasa

Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Anang S Otoluwa mengatakan lokakarya selama dua hari ini, diarahkan untuk mengolah data mikro SKI 2023 menjadi informasi yang lebih spesifik bagi wilayah Gorontalo, terutama sampai tingkat kabupaten/kota.

Kegiatan diikuti perwakilan pengolah data di lingkungan Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, menghadirkan narasumber dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Ia mengatakan selama ini hasil SKI 2023 yang dipublikasikan Kementerian Kesehatan, tersedia pada tingkat provinsi.

Pengolahan kembali data mikro memungkinkan pemerintah daerah melakukan analisis yang lebih terperinci, terhadap indikator kesehatan sesuai ketersediaan sampel, termasuk untuk melihat gambaran kondisi di masing-masing kabupaten/kota.

Anang menekankan pentingnya ketersediaan data yang lebih rinci, sebagai dasar dalam merancang kebijakan dan program kesehatan yang sesuai dengan kondisi wilayah.

"Kita memerlukan data yang lebih rinci sampai tingkat kabupaten/kota, kecamatan, bahkan desa dan kelurahan, agar setiap kebijakan dan program yang kita susun benar-benar didasarkan pada kondisi riil di lapangan,” katanya.

Selama lokakarya, peserta mendapatkan pemaparan mengenai metodologi dan struktur data mikro SKI 2023, kemudian dilanjutkan dengan praktik pengolahan data dengan pendampingan narasumber dari UNG.

Pada hari pertama, peserta berlatih mengolah data sampai tingkat kabupaten/kota sesuai dengan ketersediaan sampel.

Praktik pengolahan dilanjutkan pada hari kedua, untuk menghasilkan dataset indikator kesehatan yang dapat digunakan dalam analisis lebih lanjut.

Selain menghasilkan data yang lebih spesifik bagi wilayah Gorontalo, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas teknis pengolah data di lingkungan Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo.

Kemampuan mengolah dan menganalisis data mikro dinilai penting, untuk memastikan informasi kesehatan yang digunakan dalam proses perencanaan memiliki dasar yang kuat.

Lokakarya yang dibiayai melalui APBD Provinsi Gorontalo tersebut, diharapkan menghasilkan dataset indikator kesehatan yang lebih presisi untuk mendukung analisis situasi kesehatan wilayah dan penyusunan perencanaan.

Data tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai bahan penyusunan policy brief, serta mendukung penyusunan dokumen master plan transformasi layanan kesehatan Provinsi Gorontalo yang saat ini sedang berproses.

Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.