Dinas Perdagangan Mataram segera renovasi 24 lapak UMKM Teras Udayana

calendar_today 22.09.2026 - person  - timer ~

Mataram (ANTARA) - Dinas Perdagangan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, segera melakukan renovasi 24 unit lapak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di areal Teras Udayana guna mengoptimalkan pendapatan daerah dari pemanfaatan fasilitas aset pemerintah.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram H Irwan Harimansyah di Mataram, Selasa, mengatakan, dalam konsep renovasi difokuskan pada perbaikan fisik bangunan lapak, antara lain penggantian penutup dengan "rolling door" atau jenis pintu yang ditutup dengan cara menggulung serta pemasangan kanopi di bagian depan lapak.

"Penambahan kanopi itu dinilai penting agar area berjualan tidak terkena rembesan atau tampias air hujan, sehingga lapak dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pedagang di berbagai kondisi cuaca," katanya.

Proyek penataan lapak UMKM Teras Udayana itu murni merupakan renovasi dan penataan fasilitas yang ada, bukan penambahan jumlah lapak baru.

"Yang kami konsep adalah penataan dan renovasi, bukan penambahan lapak. Tujuannya, supaya aset-aset itu bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dan tidak terdampak saat musim hujan," katanya.

Untuk pelaksanaan kegiatan renovasi itu, Disdag Mataram telah mengajukan usulan anggaran dalam APBD Perubahan 2026, sekitar Rp200 juta dan saat ini masih proses pembahasan dan menunggu persetujuan.

Setelah penataan dan renovasi fasilitas lapak selesai dilakukan dengan baik, katanya, pihaknya akan menyerahkan pengelolaan ke Dinas Pariwisata Kota Mataram agar bisa menjadi satu kesatuan dengan pengelolaan Teras Udayana.

Baca juga: Disprinkop Kota Mataram menyiapkan bazar UMKM MotoGP

"Termasuk terkait dengan penarikan retribusi sewa akan kami diserahkan kepada Dinas Pariwisata, agar bisa menjadi potensi baru pendapatan daerah," katanya.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan Kota Mataram, sebanyak 24 lapak UMKM di Teras Udayana itu dibangun pada tahun 2023 dengan anggaran Rp1,6 miliar bersumber dari APBD Kota Mataram.

Akan tetapi seiring waktu berjalan, setelah diresmikan pada tahun 2024 dan lapak sudah terisi UMKM, satu persatu pedagang meninggalkan lapak karena berbagai faktor. Salah satunya, perlunya penyempurnaan lapak agar area lapak dari paparan cuaca.

"Untuk itulah, kami mau renovasi dengan menambahkan rolling door dan kanopi," katanya.
 

Pewarta : Nirkomala
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026