Dinas LH Balikpapan antisipasi potensi kebakaran TPA Manggar - ANTARA News Kalimantan Timur

calendar_today 19.07.2026 - person  - timer ~

Balikpapan (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan menerapkan sistem sanitary landfill untuk mencegah konsentrasi gas metan dan peningkatan risiko kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) Manggar, Balikpapan Timur.  Diketahui, penyebab utama kebakaran adalah akumulasi gas metana dan kemudian paparan suhu tinggi karena panas matahari.

Dengan siklus cuaca memasuki musim kemarau sekarang, maka risiko terjadinya kebakaran di tempat pemrosesan akhir sampah itu juga meningkat. Sebagai tempat pengumpulan sampah, terutama di bagian sampah organik, TPA secara alami memproduksi gas metan yang mudah terbakar.

“Dengan sistem sanitary landfill, yaitu sampah ditutup menggunakan tanah yang tersedia,” jelas Kepala Dinas (Kadis) LH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, Minggu. Sistem ini menghambat keluarnya gas metana ke permukaan sehingga risiko munculnya titik api dapat ditekan.

“Kami juga mengantisipasi dampak musim kemarau dan potensi fenomena cuaca El Nino,” lanjutnya.

Gas metana yang terbentuk dari timbunan sampah juga tidak dibiarkan menumpuk. DLH memanfaatkannya sebagai sumber energi yang saat ini telah disalurkan ke sekitar 380 rumah tangga di sekitar kawasan TPA. Selain itu, beberapa titik flare atau pembakaran gas dipasang untuk mengurangi penumpukan metana di dalam timbunan sampah.

“Gas itu kita manfaatkan dengan disalurkan ke masyarakat melalui pipa, sementara sisanya dibakar melalui flare sehingga tidak menumpuk,” jelas Kadis Sudirman.

Ia menambahkan, perbedaan sistem pengelolaan sampah juga menjadi faktor penting. Di sejumlah daerah, TPA masih menggunakan sistem open dumping, yaitu sampah hanya ditumpuk tanpa penutup tanah sehingga gas metana mudah terkumpul dan rentan memicu kebakaran saat suhu meningkat.

Selain pengelolaan gas metana, DLH telah menyiapkan langkah mitigasi darurat. Sekitar 40 petugas yang bertugas di TPA Manggar telah dibekali pelatihan penanganan awal apabila muncul kebakaran. Petugas juga memastikan ketersediaan sumber air dan peralatan pemadaman dini sebelum meminta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) jika kondisi berkembang lebih besar.

Tentang Balikpapan yang sudah hampir dua pekan tidak mengalami hujan, Sudirman menegaskan kondisi TPA Manggar masih dalam kategori aman. Namun, ia mengingatkan seluruh petugas maupun masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran di sekitar kawasan TPA karena dapat memicu kebakaran.

“Kami terus melakukan pemantauan. Selama sistem pengelolaan gas metana berjalan baik, penerapan sanitary landfill tetap konsisten, serta kewaspadaan petugas dijaga, kami optimistis TPA Manggar tetap aman selama musim kemarau,” demikian Sudirman.

Pewarta: Novi Abdi
Editor : Helti Marini S

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.