Kamis, 27 Agustus 2026, 23:11 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Belum genap dua tahun menjabat sebagai Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka disebut telah melakukan kunjungan kerja ke lebih dari 30 provinsi di Indonesia. Intensitas tersebut dinilai menjadi bagian penting dari upaya pemerintah menjaga hubungan antara pusat dan daerah.
Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai aktivitas Gibran di berbagai daerah patut diapresiasi. Menurut dia, kunjungan langsung ke tengah masyarakat dapat menjadi sarana untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan kebijakan pemerintah berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Pola tersebut juga mengingatkan publik pada gaya kepemimpinan blusukan yang pernah dilakukan Presiden Joko Widodo. Namun, dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, kunjungan Gibran dinilai memiliki dimensi administratif yang lebih strategis.
Gibran tidak hanya menemui masyarakat, tetapi juga berkomunikasi dengan berbagai elemen penting di daerah, termasuk tokoh masyarakat, kiai, dan ulama. Pendekatan tersebut dinilai dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah pusat dan pemangku kepentingan di daerah.
Baca Juga: Terungkap, Ada Tentara di Balik Sayembara Pencarian Ijazah Gibran Rakabuming
Menurut Fernando, kehadiran langsung wakil presiden juga dapat membantu mengidentifikasi kendala administratif maupun hambatan pelaksanaan program pemerintah di tingkat lokal. Persoalan yang ditemukan di lapangan selanjutnya dapat disampaikan kepada Presiden untuk dicarikan penyelesaian.
Intensitas kunjungan tersebut diharapkan terus dipertahankan. Dengan komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat, pelaksanaan program-program unggulan pemerintah diharapkan dapat berjalan lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Fernando berharap Gibran terus menjalankan peran sebagai penghubung antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam menyampaikan persoalan masyarakat kepada Presiden Prabowo.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat