Di Balik Lahirnya Bunga di Tepi Jurang, Jejak Lesley Simpson Membangun Industri Serial Digital

calendar_today 26.07.2026 - person  - timer ~

Bagikan:

JAKARTA — Sosok di balik berbagai serial populer di Indonesia, Lesley Simpson, kembali menghadirkan karya terbaru.

telExecutive Producer PT Telkomsel Indonesia itu menjadi salah satu figur yang membidani lahirnya serial drama Bunga di Tepi Jurang.

Dalam gala premiere yang digelar di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (23/7), serial tersebut diperkenalkan sebagai drama yang menawarkan pendekatan baru dalam lanskap serial Indonesia melalui perpaduan drama psikologis, romansa, dan misteri.

"Kami ingin menyajikan sesuatu yang berbeda untuk penonton. Bunga di Tepi Jurang bukan sekadar cerita cinta biasa, tetapi eksplorasi tentang pilihan hidup, pengorbanan, dan keputusan yang diambil ketika seseorang berada di titik krisis. Kami bangga akhirnya proyek ini dapat dinikmati oleh publik," ujar Lesley saat diwawancarai di sela-sela gala premiere.

Lulusan Curtin University of Technology dengan program sertifikat eksekutif dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) itu mengatakan, Bunga di Tepi Jurang dikembangkan sebagai upaya menghadirkan alternatif tontonan yang menawarkan kedalaman cerita, tidak hanya berfokus pada kisah percintaan semata. Proses pengembangan serial tersebut berlangsung cukup panjang untuk memastikan kualitas naskah, pendalaman karakter, hingga aspek visual mampu menghadirkan pengalaman menonton yang kuat bagi penonton.

Bunga di Tepi Jurang mengisahkan dinamika kehidupan sejumlah tokoh yang dihadapkan pada berbagai pilihan sulit, dengan alur cerita yang dipenuhi konflik emosional dan plot twist di setiap episodenya. Penggarapan sinematografi, tata artistik, serta musik latar menjadi sejumlah aspek yang mendapat perhatian dalam proses produksi.

Serial tersebut dibintangi sejumlah nama besar di industri hiburan, di antaranya Claresta Taufan, Stefan William, Erika Carlina, Aliando Syarief, Rachel Vennya, Derby Romero, Olla Ramlan, Hana Saraswati, hingga aktor senior Anjasmara yang memerankan karakter Burhan.

Kehadiran Bunga di Tepi Jurang menambah daftar panjang proyek hiburan yang berada di bawah kepemimpinan Lesley Simpson dalam mengembangkan konten digital Indonesia. Selama beberapa tahun terakhir, Lesley dikenal aktif mendorong lahirnya berbagai serial original yang memperkuat posisi platform streaming lokal di tengah persaingan industri hiburan digital.

Salah satu capaian yang pernah menjadi sorotan adalah serial web Indonesia Layangan Putus memenangkan penghargaan Special Award for Foreign Drama pada ajang Tokyo Drama Awards 2022. Selain itu, serial original Little Mom berhasil mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Serial Web Indonesia yang Trending di Negara Terbanyak, setelah menjadi perbincangan di 22 negara sejak penayangannya pada 2021. Pencapaian tersebut menjadi salah satu tonggak penting bagi industri serial web Indonesia di pasar internasional.

Di bawah pengembangan lini konten digital yang dipimpinnya, platform WeTV Indonesia juga terus memperluas produksi konten original. Hingga memasuki tahun keempat operasionalnya di Indonesia, WeTV telah memproduksi puluhan serial original dengan beragam genre, mulai dari drama remaja, romansa, thriller, hingga keluarga, yang melibatkan sineas, rumah produksi, serta talenta lokal.

Selain berkiprah di industri hiburan, Lesley juga aktif mendorong pengembangan ekosistem digital nasional melalui berbagai kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui dukungan terhadap industri gim dan esports Indonesia, termasuk keterlibatan Telkomsel dalam mendukung tim Kagendra mewakili Indonesia pada ajang Honor of Kings World Cup 2025, sebagai bagian dari penguatan industri ekonomi kreatif berbasis digital.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+