Dewa United Esports mengumumkan “rosters” pemain untuk MPL ID musim ke-18 - ANTARA News Kalimantan Selatan

calendar_today 07.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Dewa United Esports mengumumkan enam nama yang masuk daftar (roster) pemain yang akan tampil pada Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) musim ke-18.
Dikutip dari laman klub, Kamis, komposisi tersebut menjadi modal bagi tim berjuluk Anak Dewa itu guna menghadapi kompetisi kasta tertinggi Mobile Legends di Indonesia. Dari enam pemain yang didaftarkan, lima di antaranya merupakan wajah lama.

Mereka adalah Delvin "Maybe" sebagai goldlaner, Muhammad "Octa" Akmal Maulana di posisi midlaner, Alejandro "Kayn" Jhon Dairo menjadi jungler, John "QINN" Carlo dalam posisi EXP laner, serta Samsu "Itoshi Kesu" Randy Pratama selaku roamer. Sementara Ahmad "RulGood" Syahrullah bergabung sebagai pemain pelapis untuk menambah kedalaman skuad.

Selain mengumumkan rosters pemain, tim tersebut juga mempertahankan Jaypee "Coach Right" Felipe Lugtu sebagai pelatih kepala. Pelatih asal Filipina itu memasuki musim ketiganya bersama Dewa United Esports, setelah membawa tim lolos ke playoff dalam dua musim sebelumnya.

Jajaran pelatih turut diperkuat dengan bergabungnya Jaycee Cariaga "Link" Christopher Nieles sebagai asisten pelatih dan Fawzan "Laufeyson" Herdiatna selaku analis tim.

Berdasarkan data liga, Link memiliki pengalaman menangani sejumlah tim esports di Asia Tenggara, sedangkan Laufeyson merupakan mantan pemain profesional yang pernah memperkuat RSG Slate di MPL Singapore musim keenam.

Dewa United Esports dijadwalkan memulai perjuangannya di MPL ID musim ke-18 pada 15 Agustus 2026, dengan menghadapi Team RRQ pada laga pembuka musim reguler.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Berikut roster Dewa United Esports untuk MPL ID musim ke-18

Pewarta: Donny Aditra
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.