Kandangan (ANTARA) - Gerakan Tanam Padi IP 200 dengan Metode Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) kembali diimplementasikan di Desa Bakarung, Kecamatan Angkinang, Hulu Sungai Selatan (HSS).
Tanam padi dilaksanakan di lahan milik H Sulaiman dan Adi, anggota Kelompok Tani (Poktan) Teratai, Desa Bakarung, menandai penerapan inovasi budidaya, sebagai upaya meningkatkan produktivitas padi.
Adapun Desa Bakarung sebagai desa ke dua di Kecamatan Angkinang, mengimplementasikan PM-AAS pada budidaya padi IP 200, setelah lebih dahulu diterapkan di Desa Angkinang.
Baca juga: Petani HSS-pemerintah bersinergi bersihkan saluran Irigasi di Desa Bakarung
PM-AAS merupakan sistem budidaya padi modern mengintegrasikan teknologi, mekanisasi, dan pertanian presisi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.
Melalui penerapan metode ini, petani didorong mengoptimalkan penggunaan benih unggul, pengelolaan air, pemupukan berimbang, serta teknik budidaya yang lebih efektif dan efisien.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil panen, menekan biaya produksi, menghemat waktu dan tenaga kerja, memperkuat daya saing sektor pertanian, serta keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak.
Pendampingan di lapangan dilakukan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Bakarung Dewi Kurnianti Herlini, bersama Koordinator BPP Kecamatan Angkinang Taufiq Ridho, serta seluruh rekan penyuluh BPP Angkinang, POPT, penyuluh swadaya, dan operator layanan operasional.
Dalam keterangan pers, Koordinator BPP Kecamatan Angkinang Taufiq Ridho, mengatakan pembinaan kepada kelompok tani dilakukan secara konsisten, sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan gerakan tanam perdana.
Baca juga: Distan PP HSS serahkan bantuan alsintan untuk tiga poktan
"Pendampingan tersebut menjadi salah satu faktor pendukung terlaksananya kegiatan ini. Dari gerakan tanam perdana ini kami harapkan penerapan PM-AAS mendorong percepatan penerapan budidaya padi IP 200 di Kecamatan Angkinang.," ujarnya.
Diterangkan dia, sinergi antara petani, penyuluh, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di HSS.
Untuk gerakan tanam perdana turut dihadiri Katimker Penyuluh Kabupaten HSS Lutfi Hidayat, Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten HSS, Muhammad Syaifullah, Babinsa Desa Bakarung serta para petani dari Poktan Teratai, Poktan Pandan Arum, dan Poktan Bujang Mainai.
Pewarta: Fathurrahman
Editor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.