Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:53 WIB
New Delhi, VIVA – – Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, mulai menunjukkan ambisi besar pada debut mereka di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Tak ingin sekadar merasakan atmosfer turnamen bergengsi tersebut, Amri/Nita langsung memasang target tinggi setelah memastikan tiket ke babak 16 besar.
Baca Juga
Amri/Nita melangkah ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang berlangsung di New Delhi, India, setelah tampil meyakinkan saat menghadapi wakil Turki, Emre Sonmez/Yasemen Bektas, Rabu, 19 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pasangan Indonesia tersebut menyudahi pertandingan hanya dalam dua gim. Amri/Nita menang 21-14, 21-10 untuk menjaga langkah mereka tetap berada di jalur persaingan perebutan gelar.
Baca Juga
Hasil tersebut sekaligus mempertegas kesiapan Amri/Nita menghadapi panggung besar. Sebagai pasangan yang baru menjalani debut di Kejuaraan Dunia, mereka tidak ingin kesempatan tersebut berakhir hanya dengan keberhasilan melewati babak awal.
Amri bahkan secara terbuka menyebut medali sebagai sasaran yang ingin mereka bawa pulang dari New Delhi.
Baca Juga
"Ini Kejuaraan Dunia pertama kami dan tidak semua pemain mendapat kesempatan seperti ini. Karena itu, kami bertekad memaksimalkannya," kata Amri dalam keterangannya.
Keberhasilan menembus 16 besar, sambung Amri, menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Ganda campuran itu juga menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan kondisi pertandingan, termasuk karakter permainan lawan dan arah angin di lapangan.
Sejak gim pertama, Amri/Nita berusaha mengambil kendali permainan. Namun, mereka tidak bisa begitu saja bermain terburu-buru karena Sonmez/Bektas memiliki pertahanan yang cukup rapat.
Nita mengungkapkan bahwa pasangan Turki beberapa kali mampu mengembalikan serangan sehingga Indonesia harus membangun serangan secara lebih sabar sebelum mendapatkan celah.
"Pertahanan mereka juga kuat sehingga kami harus beberapa kali melakukan serangan untuk mendapatkan poin," tambah Nita,
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Strategi tersebut berjalan efektif. Amri/Nita mampu menjaga keunggulan hingga menutup gim pertama 21-14.
Memasuki gim kedua, situasi lapangan justru lebih menguntungkan bagi pasangan Indonesia. Jika pada gim pertama mereka harus bermain dalam kondisi kalah angin, kali ini Amri/Nita berada dalam posisi menang angin.
Halaman Selanjutnya
Perubahan tersebut membuat permainan mereka menjadi lebih nyaman. Amri/Nita pun mampu meningkatkan tekanan dan membuat pasangan Turki semakin kesulitan mengembangkan permainan.