Bogor (ANTARA) - Danlanud Atang Sendjaja Marsma TNI AF Picaulima mengikuti rapat pembahasan terkait rencana pembangunan kawasan ketahanan pangan Bojonggede - Kemang (Bomang) Kabupaten Bogor di Pendopo Kabupaten Bogor, Jumat (17/7/2026).
Program pengembangan kawasan ketahanan Bomang diinisiasi Bupati Bogor Bapak Rudy Susmanto.
Pertemuan strategis itu merupakan komitmen memperkuat ketahanan pangan melalui kolaborasi lintas sektor terus diperkuat.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bogor, perangkat daerah, kepala dinas terkait, serta para pemangku kepentingan guna menyatukan langkah dalam mewujudkan kawasan Bomang sebagai kawasan pertanian terpadu yang mampu menjadi pengungkit ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam pembahasan, Danlanud Atang Sendjaja bersama Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio, berperan aktif dalam merumuskan arah pengembangan kawasan yang dirancang mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta pengelolaan hasil pertanian secara berkelanjutan.
Bagi Lanud Atang Sendjaja, keterlibatan dalam pembangunan kawasan Bomang merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Udara untuk mendukung program strategis pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
Rapat juga membahas kesiapan lahan, penataan kawasan, pembangunan infrastruktur pendukung, sistem irigasi, akses jalan, hingga pola pengelolaan kawasan agar mampu menjadi sentra produksi pangan yang produktif dan berkelanjutan.
Selain itu, dibahas pula konsep pengembangan kawasan berbasis pertanian modern dengan pemanfaatan teknologi, peningkatan produktivitas lahan, serta pemberdayaan masyarakat dan petani lokal sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas.
Pewarta: Pewarta BPJ
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.