Danantara Gandeng Thales, AI hingga Keamanan Siber Jadi Bidikan Investasi

calendar_today 24.09.2026 - person  - timer ~

Kamis, 24 September 2026, 21:47 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan Thales menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk menjajaki kerja sama di sejumlah sektor strategis, mulai dari kecerdasan buatan (AI), sistem pertahanan, teknologi digital, hingga keamanan siber.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk membuka peluang investasi sekaligus memperkuat kemampuan teknologi dan industri dalam negeri. Danantara dan Thales menilai sektor-sektor tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan daya saing ekonomi serta ketahanan nasional dalam jangka panjang.

Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Ricardo Irwan Rei mengatakan Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat pengembangan industri strategis berbasis teknologi.

"Sebagai investor jangka panjang, Danantara meyakini bahwa investasi pada teknologi maju, kapabilitas digital, keamanan siber, dan infrastruktur kritikal akan membantu mempercepat transfer teknologi, menciptakan lapangan kerja berkeahlian tinggi, memperkuat kemampuan industri dalam negeri, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan berkualitas," ujar dia dalam keterangan resminya, Kamis (24/9/2026).

Melalui MoU tersebut, Danantara dan Thales akan mengeksplorasi berbagai peluang investasi di Indonesia. Beberapa bidang yang masuk dalam pembahasan antara lain manufaktur teknologi pertahanan, fasilitas pemeliharaan dan layanan, sistem keamanan bandara, pengembangan aplikasi AI, pusat operasi keamanan siber, hingga teknologi pasca-kuantum.

Thales telah beroperasi di Indonesia selama hampir 50 tahun dan memiliki pengalaman di bidang pertahanan, kedirgantaraan, keamanan siber, serta teknologi digital. Perusahaan tersebut menyediakan berbagai solusi untuk sektor-sektor yang membutuhkan tingkat keamanan dan keandalan tinggi.

Kerja sama ini juga membuka peluang keterlibatan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada dalam ekosistem Danantara dan bergerak di sektor terkait.

Baca Juga: Danantara Siapkan BUMN Tekstil Baru, Bakal Gandeng Perusahaan Eksisting

Baca Juga: Agrinas Ngotot Pegawai BUMN, Danantara Bilang Bukan! Menkop Ungkap Manajer Kopdes PKWT 2 Tahun

Baca Juga: Jawab Permintaan Prabowo, Danantara Tak Cuma Urus LRT, Jalur Kereta Ikut Dielektrifikasi

Danantara berharap investasi di sektor teknologi strategis tersebut tidak hanya mempercepat transfer teknologi dan memperkuat industri nasional, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi yang lebih luas, membuka lapangan kerja berkeahlian tinggi, serta meningkatkan kualitas layanan publik.

Senior Vice-President Asia and Latin America Thales Group, Guy Bonassi menjelaskan, Thales antusias menjalin kerja sama dengan Danantara, khususnya untuk mengembangkan sektor AI dan pertahanan.

"Kami merasa terhormat dipilih oleh Danantara untuk berkontribusi pada proyek-proyek ambisius yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan kapabilitas industri lokal. Berbekal hampir 50 tahun kehadiran di Indonesia, Thales menghadirkan teknologi yang mendukung kedaulatan serta ketahanan ekonomi nasional," kata Guy Bonassi..