Danamon Travel Fair digelar dalam rangka memperingati HUT ke-70 Danamon di tujuh kota besar Indonesia, yakni Bandung, Surabaya, Makassar, Semarang, Pekanbaru, Medan, dan Pontianak. Program ini menghadirkan berbagai solusi finansial perjalanan, mulai dari transaksi valuta asing, kartu pembayaran, rekening premium, hingga promo perjalanan wisata dan ibadah.
Perubahan strategi ini menunjukkan satu hal penting: bank kini tidak hanya bersaing dalam hal bunga, biaya administrasi, atau jumlah kantor cabang, tetapi juga dalam kemampuan memahami gaya hidup dan kebutuhan konsumennya.
Danamon Travel Fair adalah program yang menghadirkan berbagai promo perjalanan dan solusi finansial dari Danamon untuk membantu nasabah merencanakan perjalanan wisata maupun ibadah dengan lebih mudah dan efisien.
Program ini menawarkan sejumlah manfaat, antara lain:
Promo perjalanan hingga potongan harga tertentu untuk wisata dan ibadah.
Penawaran khusus menggunakan produk Danamon LEBIH PRO atau Danamon LEBIH PRO iB.
Kemudahan transaksi valuta asing melalui layanan digital.
Promo kartu kredit untuk perjalanan internasional.
Program cashback dan hadiah bagi nasabah yang melakukan transaksi tertentu.
Danamon Travel Fair berlangsung pada 24 Juli–9 Agustus 2026 di kantor cabang Danamon dan hotel mitra di berbagai kota.
Dikutip dari keterangan resmi perusahaan, Ivan Jaya, Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon, mengatakan bahwa perjalanan tujuh dekade Danamon tidak terlepas dari dukungan nasabah.
“Tujuh dekade merupakan waktu yang tidak sebentar. Perjalanan Danamon hingga hari ini tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan nasabah. Untuk itu, perayaan HUT ke-70 ini bukan sekadar peringatan, melainkan momentum bagi kami untuk terus menghadirkan berbagai program dan inovasi yang memberikan manfaat nyata dan relevan bagi nasabah,” ujar Ivan melalui catatan tertulis yang diterima AKURAT.CO, dikutip Sabtu, 25 Juli 2026.
Baca Juga: Nasabah Makin Gemar Simpan Mata Uang Asing, Tabungan Valas Danamon Melonjak 52 Persen
Baca Juga: Danamon Prediksi Suku Bunga BI Masih Bisa Naik Dua Kali, Ini Alasannya
Masuknya bank ke sektor perjalanan bukan tanpa alasan. Traveling kini bukan lagi sekadar aktivitas konsumsi sesekali, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat kelas menengah, terutama generasi muda perkotaan.
Bagi banyak pekerja muda, rencana perjalanan tidak berhenti pada membeli tiket pesawat atau memesan hotel. Mereka juga membutuhkan berbagai layanan finansial lain, seperti:
menyiapkan dana perjalanan,
membeli valuta asing,
menggunakan metode pembayaran internasional,
mengatur pengeluaran selama perjalanan,
mendapatkan perlindungan transaksi.
Di sinilah peluang bagi bank.
Sebuah perjalanan ke luar negeri, misalnya, menciptakan banyak titik interaksi antara nasabah dan layanan finansial. Mulai dari menyimpan uang sebelum keberangkatan, membeli mata uang asing, membayar tiket, hingga melakukan transaksi selama berada di negara tujuan.
Dengan kata lain, traveling menjadi pintu masuk baru bagi bank untuk membangun hubungan yang lebih panjang dengan nasabah.
Selama ini, banyak orang melihat bank hanya sebagai tempat menyimpan uang. Namun, arah industri menunjukkan perubahan: bank mulai ingin menjadi bagian dari keputusan besar seseorang, termasuk ketika seseorang membeli rumah, berinvestasi, mempersiapkan pendidikan, atau melakukan perjalanan.
Salah satu daya tarik Danamon Travel Fair adalah berbagai promo besar, termasuk program hemat hingga 70%.
Namun, jika dilihat lebih dalam, promo tersebut bukan hanya tentang memberikan potongan harga. Ada strategi bisnis yang lebih besar di baliknya.
Dalam program tertentu, nasabah dapat memperoleh voucher perjalanan atau paket perjalanan dengan melakukan penempatan dana segar pada Danamon LEBIH PRO atau Danamon LEBIH PRO iB serta melakukan transaksi valuta asing sesuai ketentuan.
Artinya, promo perjalanan menjadi sarana bagi bank untuk meningkatkan keterlibatan nasabah terhadap produk finansialnya.
Hal ini menjadi pola baru dalam industri perbankan. Bank tidak hanya mencari nasabah yang membuka rekening, tetapi juga ingin memastikan nasabah aktif menggunakan berbagai layanan yang tersedia.
Semakin banyak kebutuhan finansial yang terhubung dalam satu ekosistem, semakin besar kemungkinan nasabah bertahan dalam jangka panjang.
Strategi Danamon terlihat dari kombinasi produk yang ditawarkan dalam Travel Fair.
Salah satunya melalui Danamon LEBIH PRO dan Danamon LEBIH PRO iB yang dirancang untuk mendukung transaksi serta perencanaan finansial nasabah.
Selain itu, terdapat berbagai program pendukung, seperti:
Pemegang Kartu Kredit Danamon JCB Precious dapat menikmati hemat 15% untuk pembelian tiket penerbangan rute Jepang di travel agent yang berpartisipasi.
Program tersebut memiliki minimum transaksi Rp30 juta dengan maksimum diskon Rp4,5 juta per transaksi.
Menariknya, nasabah yang mendapatkan diskon juga memperoleh ekstra bagasi sesuai syarat dan ketentuan.
Danamon juga mendorong penggunaan layanan digital melalui D-Bank PRO.
Nasabah dapat menikmati berbagai program cashback melalui transaksi valuta asing, termasuk program untuk nasabah yang membuka rekening Danamon LEBIH PRO pertama kali dan melakukan transaksi jual beli valuta asing.
Bagi nasabah yang melakukan perjalanan internasional, kartu dengan fungsi transaksi mata uang asing menjadi salah satu solusi untuk mengelola kebutuhan pembayaran saat berada di luar negeri.
Fenomena ini menunjukkan bahwa perjalanan semakin erat kaitannya dengan teknologi finansial.
Bayangkan seorang pekerja berusia 30 tahun yang ingin pergi ke Jepang bersama pasangannya.
Dulu, ia mungkin hanya berpikir tentang mencari tiket murah dan hotel terjangkau.
Namun sekarang, ia juga perlu mempertimbangkan:
kapan waktu terbaik membeli yen,
bagaimana pembayaran selama di Jepang,
apakah kartu yang digunakan diterima secara internasional,
bagaimana mengatur anggaran agar tidak melebihi rencana.
Dalam kondisi tersebut, bank tidak lagi hanya menjadi tempat menyimpan dana perjalanan. Bank menjadi bagian dari seluruh proses pengambilan keputusan.
Mulai dari menyiapkan saldo, membeli valuta asing, melakukan pembayaran, hingga mendapatkan keuntungan dari program loyalitas.
Inilah alasan mengapa industri perbankan mulai berlomba membangun ekosistem gaya hidup.
Salah satu tantangan terbesar bank saat ini adalah mempertahankan relevansi di tengah munculnya bank digital dan berbagai aplikasi finansial baru.
Generasi muda tidak selalu memilih layanan keuangan hanya berdasarkan nama besar bank. Mereka mencari pengalaman yang mudah, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, pendekatan berbasis gaya hidup menjadi semakin penting.
Bank yang mampu hadir dalam aktivitas yang dekat dengan kehidupan pengguna memiliki peluang lebih besar membangun loyalitas.
Danamon Travel Fair menjadi contoh bagaimana bank mencoba menjawab perubahan tersebut.
Program seperti ini bukan hanya tentang menjual tiket atau memberikan diskon, tetapi menciptakan hubungan emosional dengan nasabah.
Seseorang mungkin tidak selalu mengingat layanan transfer yang digunakan setiap hari, tetapi mereka akan lebih mudah mengingat pengalaman ketika sebuah bank membantu mewujudkan perjalanan impian.
Perubahan perilaku konsumen membuat industri perbankan harus bergerak lebih cepat.
Nasabah masa kini membutuhkan lebih dari sekadar rekening. Mereka membutuhkan partner yang membantu mengelola berbagai keputusan finansial.
Ivan Jaya menegaskan bahwa komitmen Danamon tidak berhenti pada produk perbankan.
“Komitmen Danamon tidak hanya berhenti pada penyediaan produk dan layanan perbankan, tetapi juga pada mendampingi nasabah dalam mencapai berbagai tujuan hidup mereka, termasuk berlibur bersama keluarga, menjelajahi destinasi baru, maupun menunaikan perjalanan ibadah,” ujar Ivan.
Pernyataan tersebut menggambarkan arah baru industri perbankan: menjadi bagian dari perjalanan hidup nasabah.
Ke depan, persaingan bank kemungkinan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memiliki produk paling banyak, tetapi siapa yang paling memahami kebutuhan manusia di balik setiap transaksi.
Danamon Travel Fair menjadi salah satu contoh bagaimana perjalanan wisata dapat menjadi jembatan baru antara kebutuhan gaya hidup masyarakat dan strategi bisnis perbankan.
Pantau terus perkembangan industri finansial Indonesia untuk melihat bagaimana bank terus bertransformasi mengikuti perubahan perilaku masyarakat.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-70, Danamon Percepat Integrasi Ekosistem MUFG, Adira, dan Home Credit
Baca Juga: Promo HUT Danamon ke-70 Hadirkan Cashback hingga 70 Persen, QRIS Rp70, dan Travel Fair untuk Nasabah
Danamon Travel Fair merupakan program yang dihadirkan PT Bank Danamon Indonesia Tbk untuk memberikan solusi finansial sekaligus berbagai penawaran perjalanan bagi nasabah. Program ini menggabungkan kebutuhan traveling dengan layanan perbankan seperti rekening Danamon LEBIH PRO, transaksi valuta asing, kartu kredit, serta layanan digital banking. Melalui program ini, Danamon ingin menunjukkan bahwa bank tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan uang, tetapi juga menjadi mitra dalam merencanakan berbagai kebutuhan hidup, termasuk perjalanan wisata dan ibadah.
Keuntungan mengikuti Danamon Travel Fair antara lain mendapatkan promo perjalanan, potongan harga tiket atau paket wisata, cashback, hadiah, hingga penawaran khusus menggunakan produk finansial Danamon. Nasabah juga dapat memperoleh manfaat tambahan melalui transaksi tertentu, seperti penempatan dana pada Danamon LEBIH PRO atau Danamon LEBIH PRO iB, penggunaan kartu kredit Danamon, serta transaksi valuta asing melalui layanan digital.
Danamon menghadirkan program traveling karena kebutuhan masyarakat terhadap perjalanan terus berkembang, terutama di kalangan kelas menengah dan generasi muda. Traveling kini tidak hanya berkaitan dengan pembelian tiket, tetapi juga membutuhkan berbagai layanan finansial seperti pembayaran internasional, pembelian valuta asing, pengelolaan anggaran perjalanan, hingga transaksi digital. Kondisi ini membuat bank melihat perjalanan sebagai bagian dari ekosistem kebutuhan finansial nasabah.
Danamon Travel Fair menunjukkan bahwa industri perbankan mulai bergeser dari model layanan tradisional menuju pendekatan berbasis gaya hidup. Jika sebelumnya bank lebih dikenal sebagai tempat menyimpan uang atau melakukan transaksi dasar, kini bank mulai hadir dalam berbagai momen penting nasabah, seperti membeli rumah, berinvestasi, menyiapkan pendidikan, hingga merencanakan perjalanan. Strategi ini membantu bank membangun hubungan yang lebih panjang dengan nasabah.
Danamon LEBIH PRO dan Danamon LEBIH PRO iB merupakan produk yang digunakan untuk mendukung kebutuhan transaksi dan perencanaan finansial nasabah, termasuk dalam program Danamon Travel Fair. Melalui produk tersebut, nasabah dapat menikmati berbagai penawaran perjalanan, promo transaksi, serta fasilitas yang berkaitan dengan pengelolaan dana dan kebutuhan finansial lainnya.
Tidak. Danamon Travel Fair tidak hanya menawarkan promo tiket atau paket perjalanan, tetapi juga menghadirkan berbagai solusi finansial yang mendukung pengalaman traveling. Program ini mencakup transaksi valuta asing, kartu pembayaran untuk perjalanan internasional, layanan digital banking, hingga berbagai promo yang membantu nasabah mengatur biaya perjalanan secara lebih efisien.
Bank mulai masuk ke sektor traveling karena perjalanan menciptakan banyak kebutuhan finansial baru. Ketika seseorang melakukan perjalanan, mereka membutuhkan berbagai layanan seperti pembayaran, transaksi mata uang asing, kartu internasional, hingga pengelolaan dana. Dengan hadir dalam momen tersebut, bank memiliki peluang meningkatkan penggunaan produk sekaligus memperkuat hubungan dengan nasabah.