Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melakukan penyemprotan jalan secara serentak di 11 wilayah untuk mengurangi debu di udara menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bogor Yudi Santosa di Cibinong, Minggu, mengatakan penyemprotan menggunakan metode light water spray dengan mengerahkan personel dari sejumlah sektor.
"Untuk mengantisipasi udara tercemar debu Anak Krakatau, jam 11.00 WIB saya minta anggota secara serentak melakukan light water spray di wilayah perkotaan masing-masing sektor," kata Yudi.
Menurut dia, penyemprotan diprioritaskan pada jalan utama, kawasan pasar, pusat pemerintahan, serta sejumlah lokasi dengan aktivitas masyarakat yang relatif tinggi.
Sebanyak 11 wilayah menjadi sasaran penyemprotan, yakni Ciawi dari sekitar pasar hingga RSUD, Ciomas dari kawasan kantor kecamatan hingga sektor Damkar, serta kawasan Pasar Parung.
Kemudian penyemprotan dilakukan di Parungpanjang sekitar sektor Damkar, Cibinong di sepanjang kawasan Tegar Beriman dan Pakansari, serta Cileungsi di sekitar kawasan Metland.
Petugas juga melakukan penyemprotan di sekitar Kantor Kecamatan Cariu serta Babakan Madang mulai dari Bellanova hingga kawasan kantor kecamatan dan Pasar Babakan Madang.
Sementara di Citeureup, penyemprotan dilakukan dari kawasan Tugu Pancakarsa hingga lampu merah Kandang Roda. Di Leuwiliang, petugas menyasar kawasan pasar hingga kantor kecamatan, sedangkan di Gunung Putri dilakukan di jalan utama sekitar sektor Damkar.
Langkah tersebut dilakukan setelah sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau mencapai wilayah Bogor berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Sebelumnya Pemkab Bogor mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko paparan partikel abu vulkanik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika meminta masyarakat tidak panik serta terus mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan pergerakan sebaran abu vulkanik melalui kanal resmi pemerintah.
Sebaran abu vulkanik hingga wilayah Bogor diketahui berdasarkan analisis RGB Citra Satelit Himawari-9 BMKG pada Minggu (6/9) pukul 05.00 WIB.
Pemkab Bogor juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi lingkungan terdampak abu serta membersihkan endapan secara hati-hati agar partikel tidak kembali beterbangan dan terhirup.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Bogor semprot jalan di 11 wilayah, kurangi dampak abu vulkanik
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.