Cek Rincian Harga Emas Perhiasan 24 Agustus 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta

calendar_today 24.08.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan pada Senin, (24/8/2026). Kenaikan harga emas dunia ini seiring dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah. Di sisi lain, perhatian investor beralih ke data inflasi utama AS dan pidato ketua the Federal Reserve (the Fed) Kevin Warsh akhir pekan ini. Lalu bagaimana harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas awal pekan ini?

Mengutip CNBC, Senin (24/8/2026), harga emas spot naik 0,5% menjadi US$ 4.627,42 per ons pada pukul 01.55 GMT, setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 15 Mei pada awal sesi perdagangan. Harga emas telah naik lebih dari 5% pada pekan lalu. Kontrak berjangka emas AS menguat tipis 0,1% menjadi US$ 4.683,80.

Di sisi lain, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang tidak stabil bergerak di dekat level terendah dalam beberapa bulan di tengah pasar yang gelisah akibat janji Departemen Keuangan AS untuk membeli kembali lebih banyak obligasi jangka panjang. Dolar AS yang lebih lemah membuat emas, yang harganya ditetapkan dalam mata uang itu menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain.

"Emas tampak bergairah di awal pekan ini dan kembali diminati pembeli; pergerakannya terutama dipengaruhi oleh dolar yang melemah serta fokus pada sinyal dari imbal hasil (yield) yang lebih tinggi terkait tekanan ekonomi mendasar dan ketidakpastian kebijakan," ujar Analis KCM Trade, Tim Waterer.

Data indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) Juli dan pidato Ketua The Federal Reserve, Kevin Warsh, pada simposium Jackson Hole pekan ini akan dicermati untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai prospek suku bunga AS.

"Para pedagang akan menyimak dengan saksama setiap perubahan nada terkait arah kebijakan dan bagaimana hal itu selaras dengan perkembangan pasar obligasi terkini. Nada bicara yang seimbang atau hati-hati, yang masih menyisakan ruang untuk fleksibilitas, kemungkinan besar akan membuka peluang bagi emas untuk melanjutkan kenaikannya," tambah Waterer.