Cara cek rute dan posisi bus Metro Jabar Trans via MitraDarat - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 23.09.2026 - person  - timer ~

Bandung (ANTARA) - Pemanfaatan transportasi publik menjadi langkah efektif untuk menekan kepadatan volume kendaraan pribadi di kawasan metropolitan Bandung. Kesadaran masyarakat untuk beralih dari penggunaan kendaraan pribadi menjadi angkutan umum juga dapat menghemat biaya perjalanan harian.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) mengembangkan MitraDarat, yaitu sebuah aplikasi digital yang dapat digunakan untuk tracking transportasi umum. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mengintegrasikan aplikasi tersebut dengan transportasi umum lokal Bandung, yaitu Metro Jabar Trans.

Pemanfaatan aplikasi sistem pelacak digital ini dapat mempermudah masyarakat untuk merencanakan rute perjalanan serta meminimalisir waktu tunggu di halte. Oleh karena itu, pemahaman mengenai tata cara penggunaan aplikasi tersebut sangat diperlukan.

Berikut tata cara dalam memanfaatkan aplikasi MitraDarat untuk mengakses layanan bus perkotaan di Kota Bandung:

  • Unduh aplikasi MitraDarat melalui layanan toko aplikasi resmi (PlayStore/Appstore) pada ponsel pintar.
  • Mendaftar menggunakan alamat email aktif atau bisa melewatinya.
  • Aktifkan fitur lokasi (GPS) pada ponsel agar dapat mendeteksi posisi halte bus terdekat dari titik keberangkatan secara akurat.
  • Pilih menu Teman Bus, lalu layanan Metro Jabar Trans Kota Bandung.
  • Pilih koridor untuk mengetahui kode koridor dari tiap bus yang aktif.
  • Pilih salah satu kode koridor sesuai tujuan untuk melihat posisi halte yang dilewati dan posisi bus berada.

Melalui pemanfaatan fitur pemantauan digital ini, masyarakat dapat mengatur jadwal perjalanan secara lebih presisi dan efisien. Optimalisasi penggunaan transportasi publik pada akhirnya menjadi dorongan nyata dalam menciptakan budaya mobilitas perkotaan yang modern serta teratur.

Pewarta: Qya Aidi Adha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.