Nagoya, Jepang (ANTARA) - Pelatih soft tenis putra Indonesia Prima Simpatiaji tetap memberikan apresiasi atas kerja keras anak asuhnya yang meraih medali perunggu beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah mampu mencapai babak semifinal sebelum dihentikan wakil tuan rumah, Jepang.
"Kita persiapan untuk Asian Games sangat minim sekali, hanya sekitar lima atau enam bulan. Tapi kami sudah bisa mencapai semifinal, itu sudah sangat luar biasa," tutur Prima saat ditemui setelah pertandingan di Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Jepang, Minggu.
Soft tenis menjadi cabang olahraga ketiga yang menghasilkan medali bagi Kontingen Indonesia pada kompetisi multicabang olahraga terakbar di Asia ini.
Namun harus disayangkan, perolehan medali perunggu tidak sesuai target karena beregu putra soft tenis ditargetkan memboyong medali perak, bersama dengan nomor tunggal putri dan ganda campuran.
Merespons hasil tersebut, coach Prima mengakui bahwa anak-anak asuhnya memang kurang berpengalaman dan jam terbang.
Baca juga: Tim tenis meja putri Indonesia kalah 0-3 lawan India pada laga Grup F
Situasi tersebut diperburuk dengan menghadapi Jepang, yang menjadi tanah kelahiran cabang olahraga tersebut.
"Kita memang harus banyak perbaikan, harus banyak tryout lah untuk menghadapi negara-negara yang sudah dominan seperti Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan," ungkap Prima.
Sebelumnya, tim soft tenis beregu putra Indonesia mengawali langkahnya pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui fase grup yang dihelat pada Jumat (18/9).
Indonesia menempati Grup B bersama Nepal dan Korea Selatan. Indonesia mendulang kemenangan tunggal atas Nepal, sementara Korea Selatan berada di puncak klasemen grup dengan menorehkan dua keunggulan atas Nepal dan Indonesia.
Perjalanan beregu putra soft tenis Indonesia pun berlanjut ke perempat final dan bertemu India pada hari yang sama. Pada babak ini Indonesia unggul 2-0 dan mengamankan tiket ke semifinal hingga akhirnya dijamu tim tuan rumah.
Baca juga: Soft tenis sumbang perunggu bagi Indonesia dari beregu putra
Baca juga: Sepak takraw Indonesia menang 3-0 atas Laos dalam nomor tim regu putra
Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.