Jakarta, CNN Indonesia --
Setelah menang dalam pemilu pendahuluan (Primary), kandidat Senat Amerika Serikat dari Partai Demokrat di Michigan, Abdul El Sayed, ditelepon Presiden ke-44 AS Barack Obama, Jumat (7/8).
El Sayed menyebut percakapan tersebut sangat hangat dan inspiratif, serta menyatakan rasa terima kasihnya atas saran dan masukan yang diberikan Obama terkait strategi menyatukan partai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berterima kasih atas sarannya. Saran itu sangat hangat, sangat ramah, dan saya tahu bahwa dia menyadari peran penting yang akan dimainkan Michigan," kata El-Sayed kepada "Meet the Press" NBC.
Ketika ditanya apakah ia ingin melihat Obama datang ke Michigan untuk menggalang dukungan bagi Partai Demokrat sebelum pemilihan paruh waktu pada bulan November, El-Sayed mengatakan bahwa ia "sangat" berharap demikian dan bahwa Obama "tahu banyak tentang memenangkan Michigan" setelah memenangkan negara bagian itu dalam pemilihan presiden tahun 2008 dan 2012.
Diskusi tersebut berlangsung pada hari yang sama ketika sekelompok calon dari Michigan dan tokoh-tokoh Demokrat nasional terkemuka lainnya mencoba menampilkan persatuan di sebuah rapat umum di Detroit.
Massa bersorak paling keras untuk El Sayed, mantan pejabat kesehatan masyarakat, yang pekan lalu mengalahkan anggota DPR AS yang didukung kubu mapan, Haley Stevens, dalam pemilihan pendahuluan yang penuh kontroversi dan dipantau ketat.
Sementara itu, ketika kampanye El Sayed pernah mengkritik kecenderungan Obama ketika jadi presiden, yang terlalu sering berkompromi dalam hal kebijakan politik. Kritik tersebut disampaikan di tengah garis politik progresif yang diusungnya sejalan dengan tokoh-tokoh sayap kiri Partai Demokrat.
Kemenangan Demokrat pada musim gugur sangat penting bagi peluang partai untuk merebut kembali mayoritas Senat.
Senator Demokrat Gary Peters tidak mencalonkan diri kembali di negara bagian yang selalu menjadi penentu hasil pemilu, yang dimenangkan oleh Republikan Donald Trump pada tahun 2016 dan 2024, sementara Demokrat Joe Biden menang pada tahun 2020.
Dalam sebuah wawancara pada hari Minggu dengan program "State of the Union" CNN, El-Sayed mengakui bahwa "kami menyuarakan perbedaan kami" dalam pemilihan pendahuluan yang sengit. Namun, ia mengatakan bahwa perpecahan internal "jauh lebih kecil daripada kesamaan yang kami miliki."
"Anda melihat orang-orang bersatu. Kita mungkin melihat dunia secara berbeda. Tetapi kita juga menyadari tanggung jawab untuk bersatu," kata El-Sayed, sebelum menambahkan tentang Demokrat moderat.
(imf/bac)
[Gambas:Video CNN]